PSM Makassar Perlu Evaluasi Lini Belakang Pasca Kekalahan dari Borneo FC
Sumber Foto: harianfajar
Titik Sentris

PSM Makassar Perlu Evaluasi Lini Belakang Pasca Kekalahan dari Borneo FC

HARIAN FAJAR, SAMARINDA — Ketergantungan PSM Makassar pada Yuran Fernandes di lini pertahanan kini menjadi masalah serius. Kekalahan 1-2 dari Borneo FC di Stadion Segiri menjadi sinyal bahwa pendekatan yang berfokus pada satu pemain di jantung pertahanan harus segera ditinjau.

Pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha, dihadapkan pada tantangan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap strategi bertahan timnya. Dua gol yang dicetak oleh Vinicius pada babak kedua menunjukkan kelemahan PSM dalam menghadapi bola silang dan ketergantungan berlebih pada satu sosok bek.

Keunggulan yang Hilang

PSM sebenarnya memulai pertandingan pekan ke-16 Super League 2025/2026 dengan sangat baik. Gol cepat yang dicetak oleh Alex Tanque pada menit pertama, hasil dari backheel memanfaatkan umpan Ananda Raehan, memberikan sinyal dominasi bagi tim. Meskipun gol tersebut sempat dicek VAR akibat duel fisik dengan Diego Michiels, gol itu tetap disahkan dan membuat PSM unggul 1-0 hingga turun minum.

Namun, keunggulan tersebut terbukti rapuh. Meski Borneo FC sempat mencetak gol di injury time babak pertama, gol tersebut dianulir karena offside. Skor 1-0 bertahan hingga jeda.

Masalah di Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Borneo FC berhasil membaca celah dalam pertahanan PSM. Tim tamu mulai fokus menyerang melalui sayap, yang memaksa PSM untuk bertahan dari tekanan silang yang berulang.

Hasilnya terlihat pada menit ke-68, ketika Vinicius berhasil memenangkan duel udara di kotak penalti dan mencetak gol penyama kedudukan dengan sundulan keras. Yuran Fernandes, yang biasanya menjadi andalan di lini belakang, tidak mampu melakukan penguasaan posisi dengan baik dan terlambat membaca arah bola, suatu situasi yang jarang terjadi namun berakibat fatal.

Kekalahan ini menjadi alarm bagi PSM Makassar untuk segera meninjau kembali strategi pertahanan mereka agar tidak terulang di pertandingan selanjutnya.