Pembangunan Ibu Kota Nusantara: Mewujudkan Percepatan Pembangunan di Kalimantan
Sumber Foto: indoposco.id
Titik Sentris

Pembangunan Ibu Kota Nusantara: Mewujudkan Percepatan Pembangunan di Kalimantan

Pernyataan Presiden Jokowi

Presiden Joko Widodo mengajak masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai pendorong percepatan pembangunan di Kalimantan. Dalam acara Istighosah dan Doa Bersama yang diadakan oleh Rabithah Melayu-Banjar di Tabalong, Kalimantan Selatan, pada hari Jumat (17/3), Jokowi menekankan pentingnya usaha kolektif dan doa untuk mencapai tujuan tersebut.

"Saya mengajak kita semua untuk berdoa, berikhtiar, bekerja keras dengan sekuat daya untuk mewujudkan pembangunan IKN, sebagai pintu gerbang percepatan pembangunan di Kalimantan," ujar Jokowi, yang juga disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Pentingnya Pembangunan IKN

Dalam penjelasannya, Jokowi menyoroti bahwa pembangunan IKN bertujuan untuk mengurangi ketimpangan ekonomi yang selama ini terpusat di Pulau Jawa. Dengan 17 ribu pulau dan populasi sekitar 280 juta jiwa, saat ini 56 persen penduduk Indonesia tinggal di Pulau Jawa, yang juga menyumbang 58 persen perputaran uang nasional.

"Terus pulau yang lain dapat apa?" tanya Jokowi, menekankan perlunya distribusi ekonomi yang lebih merata di seluruh Indonesia.

Upaya Pemerintah untuk Infrastruktur

Sebagai langkah untuk mendorong pemerataan ekonomi, pemerintah berkomitmen untuk membangun infrastruktur di wilayah di luar Pulau Jawa. Jokowi menyatakan bahwa langkah ini akan meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB) di luar Jawa dan mendorong keadilan sosial serta kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Untuk dorong agar PDB ekonomi itu bisa keluar dari Jawa. Ini untuk wujudkan namanya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," jelasnya.

Sejarah Pemindahan Ibu Kota

Gagasan pemindahan ibu kota Indonesia sebenarnya telah ada sejak era Presiden pertama, Soekarno, namun baru mulai terealisasi di bawah kepemimpinan Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Jokowi memperkirakan bahwa proses pembangunan IKN dapat diselesaikan dalam waktu 10 hingga 15 tahun ke depan.