Panasonic Lumix DC-GH5: Kamera Mirrorless Berorientasi Video dengan Fitur Pro untuk Filmmaking
Sumber Foto: Hybrid.co.id
Titik Sentris

Panasonic Lumix DC-GH5: Kamera Mirrorless Berorientasi Video dengan Fitur Pro untuk Filmmaking

Panasonic Lumix DC-GH5 dikenal sebagai kamera mirrorless dengan pendekatan video-sentris dan kerap digunakan videografer profesional maupun kreator konten. Dalam penggunaan selama sekitar dua minggu, kamera ini menonjol lewat kemampuan perekaman video internal berformat tinggi, sekaligus menawarkan pengalaman fotografi yang solid meski memiliki keterbatasan di kondisi minim cahaya.

Desain dan ergonomi

Lumix GH5 mengadopsi desain bergaya DSLR. Ukurannya sedikit lebih besar dibanding kamera mirrorless pada umumnya, namun tetap lebih ringkas daripada DSLR. Dimensinya 139 x 98 x 87 mm dengan bobot 725 gram (tanpa lensa). Secara ukuran bodi, GH5 disebut setara dengan Canon EOS R, dengan catatan lensa Micro Four Thirds (MFT) yang digunakan cenderung lebih ringkas dibanding lensa RF milik Canon.

Hand grip dibuat ergonomis dan dilengkapi tombol kontrol yang lengkap. Kombinasi ini membuat kamera terasa responsif untuk memotret maupun merekam video karena pergantian pengaturan dapat dilakukan dengan cepat.

Di bagian belakang tersedia layar sentuh 3,2 inci beresolusi 1,62 juta dot dengan mekanisme fully articulated, sehingga bisa diputar ke berbagai arah untuk memudahkan pengambilan gambar dari sudut sulit. Kamera ini juga dibekali electronic viewfinder (EVF) panel OLED dengan magnifikasi 0,76x dan resolusi 3,68 juta dot. Pemilihan area fokus saat memakai viewfinder didukung joystick AF untuk mengakses 225 titik fokus.

Bodi berbahan magnesium diklaim tahan terhadap guyuran hujan maupun cuaca ekstrem.

Kontrol dan tata letak tombol

Lumix GH5 menyediakan enam tombol fisik Fn (Function) yang dapat diperluas hingga 20 slot Fn sesuai kebutuhan melalui menu operation dan Fn button set.

Tombol shutter ditempatkan di ujung grip dekat roda kendali untuk mengatur aperture, sementara roda kendali untuk shutter speed berada di bagian belakang. Di area atas juga terdapat tombol white balance, Fn1, ISO, exposure compensation, serta tombol movie. Tombol perekaman video dibuat cukup besar agar nyaman ditekan.

Mode dial hadir untuk memilih mode pengambilan gambar, dilengkapi tombol pengunci mode. Di sampingnya terdapat saklar on/off. Kamera menyediakan hot shoe untuk aksesori seperti mikrofon atau flash eksternal. Pada sisi kiri atas terdapat drive mode dial untuk pilihan seperti burst rate, 6K/4K Photo, post focus, self timer, dan time lapse.

Slot kartu, port, dan daya

Di sisi kanan, GH5 membawa dual slot SD card UHS-II. Mengingat kemampuan perekaman videonya, pengguna disarankan menyiapkan kartu memori berkapasitas besar dengan kecepatan baca/tulis tinggi. Pengaturan dual slot dapat diatur melalui menu double slot function, termasuk:

  • Perpindahan otomatis ke slot kedua saat slot pertama penuh.
  • Penyimpanan cadangan (backup) ke dua kartu secara bersamaan.
  • Pemisahan penyimpanan: slot pertama untuk video dan slot kedua untuk foto.

Di sisi kiri tersedia soket mikrofon eksternal 3,5 mm, soket headphone 3,5 mm, port HDMI full-size, port USB, serta soket holder mount. Di bagian bawah terdapat akses baterai dan soket tripod. Baterai yang digunakan adalah DMW-BLF19 dengan klaim 410 jepretan per pengisian daya.

Spesifikasi inti: sensor, prosesor, dan performa

Lumix GH5 mengandalkan sensor Micro Four Thirds 20,3 megapixel tanpa low-pass filter untuk mempertajam detail. Kamera ini dipasangkan dengan prosesor Venus Engine baru yang juga membawa peningkatan kinerja autofocus dengan total 225 titik fokus.

Untuk pemotretan beruntun, GH5 mampu:

  • 9 fps saat continuous AF aktif.
  • 12 fps saat fokus terkunci.

Panasonic juga meningkatkan fitur 4K Photo menjadi 6K Photo, yang memungkinkan ekstraksi foto 18 megapixel pada kecepatan 30 fps.

Dari sisi konektivitas, GH5 sudah mendukung WiFi 802.11ac pada frekuensi 5 GHz serta Bluetooth Low Energy. Untuk menghubungkan kamera ke smartphone, pengguna perlu memasang aplikasi Panasonic Image App, baik untuk transfer foto/video maupun sebagai remote control.

Kemampuan video: 4K 10-bit dan frame rate tinggi

Sektor video menjadi sorotan utama GH5. Kamera ini mampu merekam 4K DCI, 4K UHD, dan Full HD dengan 4:2:2 10-bit. Dalam penjelasan yang disertakan, 8-bit menangkap 256 tingkat variasi terang-gelap, sedangkan 10-bit mencapai 1024 tingkat. Ini berarti warna bisa lebih akurat dan memberi fleksibilitas lebih saat proses colour grading.

Rincian perekaman yang disebutkan meliputi:

  • 4K DCI (4096×2160) 4:2:2 10-bit pada 24 fps, bitrate 400 Mbps, All-Intra compression.
  • 4K UHD (3840×2160) 4:2:2 10-bit pada 30/24 fps, bitrate 400 Mbps, All-Intra compression.
  • 4K UHD (3840×2160) pada 60/50 fps, bitrate 150 Mbps.
  • Full HD (1920×1080) 4:2:2 10-bit pada 24 hingga 60 fps, bitrate 200 Mbps.

GH5 juga disebut sebagai kamera mirrorless pertama yang mampu merekam video 4K pada 60/50 fps secara internal tanpa batas waktu, hingga kartu memori penuh. Untuk slow motion yang lebih ekstrem, perekaman Full HD (tanpa sensor cropping) bisa mencapai 180 fps.

Fitur pendukung video mencakup Log gamma Panasonic V-Log L (upgraded) dan Hybrid Log Gamma untuk fleksibilitas pengolahan saat editing. Kamera ini juga dibekali sistem stabilisasi 5-axis berbasis sensor (IBIS) serta Dual I.S. 2 untuk membantu menghasilkan footage yang lebih mulus saat handheld.

Pengalaman penggunaan: kuat di cahaya cukup, menantang di low light

Dalam penggunaan, GH5 dipasangkan dengan lensa 12–60mm f/3.5–5.6 untuk berbagai kebutuhan, mulai dari memotret pemandangan, membuat video review, hingga meliput event dengan pencahayaan kurang ideal.

Bodi yang besar membuat pengguna perlu menyediakan ruang lebih saat membawa kamera. Namun, grip dan viewfinder yang besar, kontrol yang lengkap, serta layar fully articulated dinilai membuat kamera nyaman digunakan.

Untuk pemotretan landscape dan kondisi pencahayaan baik, hasil foto disebut tajam dengan warna yang memuaskan. Meski demikian, ada catatan kesulitan di kondisi low light yang dikaitkan dengan ukuran sensor Micro Four Thirds yang lebih kecil.

Kesimpulan

Dengan sensor Micro Four Thirds, Lumix GH5 diposisikan sebagai kamera yang sangat kuat di sisi fitur dan spesifikasi video, bahkan disebut mampu mengungguli sejumlah kamera mirrorless full frame dari segi kelengkapan fitur video. Namun, untuk fotografi—terutama pada kondisi low light—kamera full frame masih dinilai lebih mumpuni.

Pada akhirnya, pilihan kembali pada kebutuhan. GH5 ditujukan bagi videografer profesional atau filmmaker yang memerlukan perekaman 4K 10-bit, frame rate tinggi, dan stabilisasi mumpuni. Sementara bagi fotografer yang memprioritaskan performa foto di kondisi minim cahaya, opsi full frame disebut bisa lebih tepat.

Ringkasan kelebihan dan kekurangan

  • Kelebihan: perekaman 4K 4:2:2 10-bit dan 4K/60p; stabilisasi 5-axis dan Dual I.S. 2; dual slot UHS-II; joystick AF.
  • Kekurangan: bodi besar dan cukup berat (meski lensa relatif ringkas); hasil foto di kondisi low light dinilai biasa.