Kementerian Perhubungan Revitalisasi 521 Infrastruktur Transportasi Selama Dekade Terakhir
Sumber Foto: RM.ID
Titik Sentris

Kementerian Perhubungan Revitalisasi 521 Infrastruktur Transportasi Selama Dekade Terakhir

Selama sepuluh tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah berhasil membangun dan merehabilitasi 521 infrastruktur transportasi. Pembangunan ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah di Indonesia serta mendukung Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur ini bertujuan untuk mengatasi ketimpangan antar wilayah yang menjadi tantangan utama sepuluh tahun lalu. "Kami terus membangun infrastruktur sektor transportasi untuk meningkatkan konektivitas dan mobilitas masyarakat," ujarnya dalam acara di Jakarta.

Rincian Pembangunan Infrastruktur

  • Sektor Transportasi Darat: Terdapat 157 infrastruktur yang dibangun, termasuk 6 terminal tipe A, 53 rehabilitasi terminal tipe A, 44 pelabuhan penyeberangan baru, dan 54 pelabuhan penyeberangan yang direhabilitasi.
  • Sektor Transportasi Laut: Kemenhub membangun 28 pelabuhan baru dan merehabilitasi 165 pelabuhan, dengan total 193 pelabuhan.
  • Sektor Transportasi Udara: Terdapat 27 bandar udara baru dan 64 yang direhabilitasi, sehingga totalnya mencapai 91 bandar udara.
  • Sektor Perkeretaapian: Kemenhub melakukan 55 rehabilitasi dan 25 revitalisasi jalur kereta api, totalnya mencapai 80 proyek.

Inovasi dan Pelayanan Transportasi

Kemenhub juga fokus pada pengembangan transportasi berbasis teknologi, termasuk LRT Jabodebek, Autonomous Rapid Transit (ART) IKN, dan Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Selain infrastruktur fisik, Kemenhub berupaya meningkatkan pelayanan melalui penyederhanaan regulasi, kemudahan perizinan, dan digitalisasi layanan. Untuk mendukung konektivitas di daerah tertinggal, Kemenhub meluncurkan layanan perintis seperti jembatan udara, tol laut, dan kereta perintis.

Program Perintis dan Trayek Baru

  • Jembatan Udara: Sejak 2017, program ini berhasil menurunkan harga barang hingga 30-70 persen.
  • Kereta Perintis: Terdapat 10 rute kereta perintis yang meningkatkan aksesibilitas ke pusat kota.
  • Trayek Perintis Darat: Tersedia 322 trayek dengan pertumbuhan rata-rata 1,48 persen sejak 2014.
  • Trayek Tol Laut: Sudah ada 39 trayek yang menghubungkan wilayah barat dan timur Indonesia.

Pembangunan Transportasi Perkotaan

Kemenhub juga memperkuat transportasi perkotaan dengan menyediakan sarana transportasi umum massal berbasis jalan dan rel. Layanan massal berbasis jalan dihadirkan melalui skema buy the service, sementara moda transportasi berbasis rel seperti LRT, MRT, dan kereta cepat telah tersedia.

Menteri Perhubungan mendorong masyarakat untuk memanfaatkan transportasi umum demi mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan mengatasi kemacetan di daerah perkotaan. Kemenhub juga menjajaki pendanaan kreatif non-APBN melalui Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) untuk mempercepat pembangunan sarana dan prasarana transportasi.

Dengan harapan bahwa pembangunan ini dapat berlanjut di pemerintahan mendatang, Kemenhub berkomitmen untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.