GP Ansor Siap Bantu Polri Amankan Perayaan Natal dan Tahun Baru
Sumber Foto: ANTARA News Sultra
Titik Sentris

GP Ansor Siap Bantu Polri Amankan Perayaan Natal dan Tahun Baru

Jakarta - Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor, Addin Jauharudin, menyatakan kesiapan organisasi tersebut untuk mengerahkan anggota Banser dalam upaya membantu kepolisian dalam pengamanan perayaan Hari Raya Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

Dalam siaran pers yang diterima, Addin menegaskan, "GP Ansor akan menurunkan personel Banser untuk memastikan jalannya perayaan Nataru berlangsung damai dan aman. Masyarakat yang ingin berlibur atau beribadah tidak perlu khawatir karena ada Banser yang siap membantu."

Dia menjelaskan bahwa dukungan yang diberikan GP Ansor kepada aparat kepolisian merupakan wujud komitmen untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama perayaan Natal dan tahun baru. Addin yakin, dengan jejaring GP Ansor yang tersebar di seluruh Indonesia, mereka dapat memberikan bantuan pengamanan yang maksimal di berbagai wilayah.

"Kami akan memfokuskan bantuan di bidang pertolongan kesehatan dan penguraian lalu lintas yang berpotensi macet di titik-titik keramaian," tutur Addin. Untuk itu, GP Ansor berencana membangun posko-posko di daerah yang dianggap krusial dan penting. Balantas (Banser Ansor Serbaguna Lalu Lintas) serta Banser Husada juga akan turut berpartisipasi dalam upaya ini.

Addin menambahkan bahwa personel Banser akan terus berkoordinasi dengan kepolisian yang menjadi leading sector dalam pengamanan selama periode perayaan Nataru.

Sementara itu, TNI Angkatan Darat juga menyatakan kesiapannya untuk mendukung Polri dalam mengamankan jalannya perayaan Nataru. Kepala Staf TNI AD, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, menyampaikan, "Leading sector tetap di kepolisian. Kita akan back up, saya kira tidak ada masalah."

Maruli menegaskan bahwa pihaknya memiliki pengalaman dalam pengamanan Nataru, termasuk menjaga objek-objek vital seperti pusat keramaian dan melakukan patroli rutin. Namun, dia tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai jumlah personel yang akan dikerahkan serta wilayah yang menjadi fokus pengamanan kali ini.