Dukungan Masyarakat Adat Dayak terhadap Pemindahan Ibu Kota Negara
Sumber Foto: kontan.co.id
Titik Sentris

Dukungan Masyarakat Adat Dayak terhadap Pemindahan Ibu Kota Negara

Dukungan Penuh Masyarakat Adat

Masyarakat Adat Suku Dayak secara resmi menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pemindahan Ibu Kota Negara (IKN). Pernyataan ini disampaikan oleh Presiden Majelis Adat Dayak Nasional, Marthin Billa, dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang diadakan di Balikpapan pada pekan lalu. Rakernas ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan dan bertujuan untuk merumuskan program serta mengevaluasi langkah-langkah yang telah diambil, sekaligus menyatakan dukungan terhadap pemindahan IKN.

Pentingnya Dukungan Masyarakat Kalimantan

Marthin Billa menegaskan bahwa melalui Rakernas ini, masyarakat Dayak dan masyarakat Kalimantan secara umum menunjukkan komitmen untuk terlibat aktif dalam pembangunan Ibu Kota Negara. Ia menyatakan, "Yang terpenting melalui Raker 1 di Balikpapan ini, Masyarakat Dayak Kalimantan dan masyarakat Kalimantan umumnya membuktikan bahwa mereka siap mengawal dan terlibat dalam pembangunan IKN."

Pernyataan Gubernur Kalimantan Timur

Dukungan pemindahan IKN juga ditekankan oleh Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor, yang turut hadir dalam Rakernas tersebut. Isran menjelaskan bahwa pemindahan IKN adalah kebutuhan bagi seluruh elemen bangsa Indonesia. Ia menambahkan bahwa pemindahan ini tidak hanya menguntungkan masyarakat Kalimantan, tetapi merupakan kepentingan bersama bagi seluruh rakyat Indonesia.

Keberadaan IKN di Kalimantan

Isran Noor juga menyatakan bahwa pemindahan IKN ke Kalimantan Timur memiliki banyak keuntungan, termasuk dari segi ekonomi dan pemerataan pembangunan. Ia mencatat bahwa Kalimantan merupakan tanah yang subur dan memiliki risiko bencana yang minim. "Ada orang yang berpendapat bahwa pemindahan ini menguntungkan Kalimantan, tetapi sebenarnya ini adalah kontribusi Kaltim kepada bangsa dan negara Indonesia," tegasnya.

Pernyataan Menteri Dalam Negeri

Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, menegaskan bahwa pemindahan IKN ke Kalimantan Timur akan memberikan manfaat bagi seluruh rakyat Indonesia, khususnya masyarakat adat Dayak. Menurut Tito, keputusan pemerintah untuk memindahkan Ibu Kota Negara ini bertujuan untuk menciptakan paradigma pembangunan yang lebih merata di seluruh Indonesia, bukan hanya terpusat di Pulau Jawa.

Manfaat Pemindahan IKN

Tito menyebutkan bahwa dengan pemindahan IKN, jarak penerbangan dari daerah timur Indonesia menjadi lebih dekat, hanya memakan waktu sekitar 3,5 jam. Ia menegaskan bahwa keputusan ini bukan hanya untuk kepentingan masyarakat Kalimantan, tetapi juga untuk seluruh masyarakat Indonesia, dan dampaknya akan terasa dalam jangka panjang.

Pentingnya Dukungan untuk Program Pemindahan

Mendagri Tito menekankan perlunya dukungan dari semua pihak untuk memastikan program pemindahan IKN berjalan lancar. Ia menyatakan bahwa dukungan moral adalah hal yang paling penting dalam proses ini. "IKN ini bukan hanya bicara soal kepentingan masyarakat adat Dayak dan masyarakat di Kalimantan, tetapi melibatkan kepentingan seluruh masyarakat Indonesia," tutupnya.