Wagub Sulsel Targetkan Pembinaan 5.000 Anak Yatim Bersama Komunitas PPA
Lifestyle

Wagub Sulsel Targetkan Pembinaan 5.000 Anak Yatim Bersama Komunitas PPA

Sentris Media - Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi mengapresiasi Komunitas PPA dan Yayasan Abulyatama Indonesia atas konsistensi mereka dalam Pembinaan Anak Yatim, menargetkan 5.000 anak terjangkau di Sulsel.

13:00:45

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Komunitas Pola Pertolongan Allah (PPA) dan Yayasan Abulyatama Indonesia. Apresiasi ini diberikan atas konsistensi mereka dalam menghadirkan ruang pembinaan serta harapan bagi anak-anak yatim di wilayah tersebut.

Fatmawati Rusdi, yang baru saja dikukuhkan sebagai Bunda Yatim Sulsel, menyoroti target ambisius komunitas PPA. Mereka optimistis akan menjangkau 5.000 anak yatim melalui serangkaian roadshow di 24 kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan tahun ini.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan kesiapannya untuk membuka ruang kolaborasi lebih luas. Upaya ini bertujuan membina dan melindungi anak-anak yatim sebagai bagian penting dari generasi penerus bangsa.

Kolaborasi Pemerintah dan Komunitas Tingkatkan Pembinaan Anak Yatim

Fatmawati Rusdi menekankan bahwa target menjangkau ribuan anak yatim merupakan langkah luar biasa. Ini menunjukkan komitmen kuat dari Komunitas PPA dan Yayasan Abulyatama Indonesia. Pemerintah daerah siap mendukung penuh inisiatif mulia ini.

Menurut Fatmawati, masyarakat Sulawesi Selatan memiliki karakter solidaritas dan empati yang kuat. Modal sosial ini sangat penting untuk membangun masa depan cerah bagi anak-anak. Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini.

“Kami siap berkontribusi, siap bergandengan tangan, karena kita tahu anak-anak kita adalah masa depan bangsa,” ujar Fatmawati. Ia menambahkan bahwa masyarakat Sulawesi Selatan memiliki solidaritas tinggi, empati, dan saling merangkul.

ADVERTISEMENT

Peran Pendidikan dan Perlindungan dalam Masa Depan Anak Yatim

Fatmawati menjelaskan, pemerintah terus memperkuat sektor pendidikan sebagai bagian integral dari upaya meningkatkan kualitas generasi muda. Hal ini krusial untuk memastikan setiap anak memiliki akses yang sama terhadap ilmu pengetahuan.

Salah satu inisiatif penting adalah program Sekolah Rakyat, yang menjadi prioritas pemerintah pusat. Sulawesi Selatan telah memiliki tujuh Sekolah Rakyat. Ini merupakan bagian dari perluasan akses pendidikan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Selain itu, Wakil Gubernur secara rutin menggelar forum diskusi kelompok terarah (FGD) di rumah jabatan. FGD ini bertujuan merumuskan langkah strategis. Tujuannya adalah memberikan perlindungan dan kesetaraan pendidikan bagi seluruh anak, termasuk anak yatim.

“Setiap bulan saya membuka FGD di rumah jabatan, untuk mencari cara terbaik memberikan kesetaraan pendidikan dan perlindungan yang baik bagi generasi kita,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

Motivasi dan Harapan untuk Generasi Penerus

Fatmawati Rusdi juga memberikan pesan motivasi yang mendalam kepada anak-anak yatim. Ia mendorong mereka untuk terus memiliki harapan dan semangat dalam meraih masa depan yang gemilang.

Pesan tersebut bertujuan membangkitkan optimisme dan keyakinan diri pada anak-anak. Ini penting agar mereka tidak menyerah pada keterbatasan yang mungkin dihadapi.

“Teruslah bermimpi, mimpi itu gratis. Terus belajar, terus mencintai Al Quran, karena kalian adalah cahaya untuk Sulawesi Selatan,” pesannya.

Ustadz Muhlis Katili, Trainer PPA Institute, menilai kehadiran dan dukungan langsung Wakil Gubernur sangat berarti. Hal ini memberikan semangat baru bagi anak-anak yatim untuk bangkit dan meraih masa depan yang lebih baik.

Sumber: AntaraNews

ADVERTISEMENT

You can share this post!