Sentris Media - Laporan: Moh. Rohim
PR Subang, JAKARTA – Memasuki 1,5 tahun masa pemerintahan, Presiden Prabowo Subianto kian mempertegas posisi Indonesia sebagai kekuatan strategis dunia dengan menyatakan kesiapannya menjadi juru damai dalam krisis Iran -AS.
Dukungan terhadap misi kepemimpinan global ini disuarakan oleh Ketua Umum GERAK 08 Revitriyoso Husodo, yang menilai Indonesia kini berada di posisi tawar yang disegani sehingga mampu menjembatani dialog buntu antara kekuatan-kekuatan besar yang tengah bersitegang.
Eskalasi militer yang kian mencekam di Timur Tengah pasca serangan balasan rudal balistik Iran ke pangkalan Amerika Serikat memicu respons cepat dari Pemerintah Indonesia.
Presiden Prabowo Subianto menyatakan kesiapannya bertolak ke Teheran untuk mengemban misi sebagai mediator perdamaian antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.
Langkah strategis ini mendapat dukungan penuh dari relawan pendukung pemerintah. Ketua Umum Gerakan Ekonomi Kreatif (Gerak) 08, Revitriyoso Husodo, menilai niat baik Presiden adalah manifestasi nyata dari amanat konstitusi dan politik luar negeri bebas aktif.
“Dalam 1,5 tahun pemerintahannya, Presiden Prabowo berhasil membawa kembali Indonesia ke panggung dunia sebagai negara yang sangat diperhitungkan. Kami mendukung penuh peran Presiden sebagai mediator konflik Iran -AS-Israel,” ungkap Revitriyoso melalui keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (4/3/2026).