Kemnaker Perluas Program Magang Nasional 2026 ke 38 Provinsi
Sumber Foto: harianfajar
Sentris Utama

Kemnaker Perluas Program Magang Nasional 2026 ke 38 Provinsi

HARIAN FAJAR, JAKARTA – Gebrakan baru datang dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) yang berkomitmen menghapus Jawa sentris dalam dunia kerja. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa Program Magang Nasional 2026 kini resmi diperluas. Menjangkau seluruh pelosok negeri di 38 provinsi Indonesia.

Langkah berani ini diambil untuk memastikan bahwa talenta muda dari Sabang sampai Merauke memiliki kesempatan yang setara. Terutama dalam mendapatkan pengalaman kerja profesional tanpa harus merantau ke Pulau Jawa.

Berdasarkan data terbaru dari platform MagangHub, distribusi peserta magang memang masih didominasi oleh perusahaan-perusahaan di Pulau Jawa.

Untuk mengatasi ketimpangan tersebut, Menaker Yassierli menetapkan dua fokus utama dalam kebijakan tahun ini.

Pertama, desentralisasi program. Menghapus pemusatan kegiatan magang yang selama ini hanya berputar di Jawa.

Kedua, kuota realistis. Memberikan akses dan alokasi kuota magang yang disesuaikan dengan kebutuhan nyata dan potensi ekonomi tiap provinsi.

“Kami ingin distribusi ini merata. Kami menetapkan target per provinsi secara realistis, mengacu pada sektor unggulan dan kapasitas industri di daerah masing-masing, bukan hanya sekadar mengejar pemerataan angka,” tegas Yassierli sebagaimana dikutip dari Antara, Rabu (25/2).

Guna menyukseskan target ambisius ini, Kemnaker telah menyiapkan serangkaian langkah strategis untuk memperkuat ekosistem magang di tingkat regional, antara lain:

Identifikasi Sektor Unggulan: Melakukan pemetaan target berdasarkan kekuatan ekonomi spesifik di tiap wilayah.