Fadli Zon Resmikan Buku Sejarah Indonesia dengan Perspektif Indonesia-sentris
Sociocultural
Fadli Zon Luncurkan Buku Sejarah Indonesia, Tegaskan Perspektif Indonesia-sentris
15 Desember 2025 18:35 Diperbarui: 15 Desember 2025 18:35 63 1 0
+
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Jakarta (15/12) --- Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia meluncurkan buku Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global sekaligus menetapkan 14 Desember sebagai Hari Sejarah Nasional. Peluncuran berlangsung di Plaza Insan Berprestasi, Kementerian Kebudayaan RI, Minggu (14/12), sebagai refleksi kebangsaan di tengah arus globalisasi dan era digital.
Buku ini merupakan karya kolaboratif 123 penulis dari 34 perguruan tinggi dan lembaga, didukung 20 editor jilid dan 3 editor umum, dengan total 7.958 halaman yang terbagi dalam 10 jilid utama serta satu jilid prakata dan daftar pustaka.
Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menegaskan pentingnya peran negara dalam merawat memori kolektif bangsa. Menurutnya, penulisan sejarah harus bersifat dialogis, tidak menjadi alat politik, serta menggunakan perspektif Indonesia-sentris untuk meluruskan narasi kolonial. Buku ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan 80 tahun kemerdekaan Indonesia.
Editor Umum penulisan ulang sejarah nasional, Singgih Tri Sulistiyono, menilai nasionalisme tetap relevan di tengah globalisasi. Ia menegaskan negara-bangsa masih menjadi institusi utama penjamin kesejahteraan, keadilan, dan persatuan. Singgih yang juga Ketua DPP LDII menekankan sejarah sebagai memori kolektif dan sarana memperkuat solidaritas kebangsaan, sekaligus rujukan kebijakan dan bahan ajar bagi generasi muda.
Sementara itu, para editor dan akademisi menilai buku ini komprehensif dan inklusif, memadukan sejarah dan arkeologi serta pendekatan public history. Peluncuran buku ini diharapkan memperkuat identitas kebangsaan dan membekali generasi muda menghadapi tantangan global tanpa kehilangan jati diri Indonesia.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana. Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI
Mohon tunggu...
Lihat Sociocultural Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
KIRIM
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
TAG
fadlizon
kemenbud ri
singgih tri sulistiyono
humaniora
sosbud




