Yen Jepang Tertekan oleh Sentimen Positif di Pasar, Kenaikan Suku Bunga BoJ Mungkin Batasi Kerugian
Sumber Foto: Valbury Asia Futures
Nada Tengah

Yen Jepang Tertekan oleh Sentimen Positif di Pasar, Kenaikan Suku Bunga BoJ Mungkin Batasi Kerugian

Yen Jepang (JPY) mengalami pelemahan selama sesi Asia pada hari Selasa, menjauh dari level tertinggi dua minggu yang dicapai terhadap Dolar AS (USD) pada hari sebelumnya. Pelemahan ini dipicu oleh sentimen positif yang meluas di pasar ekuitas Asia, yang mengurangi daya tarik JPY sebagai aset safe-haven.

Naiknya ekspektasi akan kenaikan suku bunga Bank of Japan (BoJ) di bulan Desember diperkirakan akan membantu membatasi kerugian lebih lanjut untuk JPY. Gubernur BoJ, Kazuo Ueda, memberikan sinyal yang kuat bahwa proyeksi ekonomi dan harga bank sentral semakin mungkin untuk terpenuhi, menguatkan argumen untuk pengetatan kebijakan moneter.

Faktor yang Mempengaruhi Pergerakan Yen

  • Pelemahan permintaan terhadap aset safe-haven akibat pemulihan pasar ekuitas Asia.
  • Peningkatan proyeksi kenaikan suku bunga BoJ yang didorong oleh inflasi di Jepang yang bertahan di atas target 2% selama lebih dari tiga tahun.
  • Spekulasi bahwa pemerintah Jepang mungkin melakukan intervensi untuk menghentikan pelemahan JPY lebih lanjut.

Ketidakpastian juga melanda Dolar AS, dengan sebagian besar pembeli berada dalam posisi defensif di tengah spekulasi bahwa Federal Reserve (Fed) akan menurunkan suku bunga lebih lanjut pada pertemuan mendatang. Hal ini dapat mempersempit perbedaan suku bunga antara AS dan Jepang, yang pada gilirannya dapat memberikan dukungan bagi JPY.

Di pasar obligasi, imbal hasil obligasi pemerintah Jepang bertenor dua tahun mencapai 1% untuk pertama kalinya sejak Juni 2008, sementara imbal hasil obligasi bertenor 30 tahun melonjak ke puncak rekor. Kenaikan ini menunjukkan reaksi cepat para trader terhadap prospek kenaikan suku bunga BoJ.

Rintangan dan Dukungan untuk USD/JPY

Pasangan USD/JPY kemungkinan akan menghadapi rintangan yang signifikan di dekat area 156,00, yang merupakan batas atas dari saluran tren menurun. Jika pasangan ini berhasil menembus level tersebut, potensi rally dapat terjadi, membawa pasangan ke level 156,60-156,65, sebelum mencoba meraih kembali level 158,00.

Sementara itu, level psikologis 155,00 dapat bertindak sebagai dukungan untuk sisi bawah pasangan ini. Penembusan di bawah level tersebut dapat memicu tren penurunan lebih lanjut yang telah berlangsung selama dua minggu terakhir.

Kesimpulan

Sentimen positif di pasar ekuitas Asia telah melemahkan posisi Yen Jepang sebagai aset safe-haven, meskipun ekspektasi kenaikan suku bunga BoJ dapat memberikan dukungan yang dibutuhkan untuk membatasi kerugian lebih lanjut. Di sisi lain, Dolar AS menghadapi tantangan di tengah spekulasi penurunan suku bunga oleh Federal Reserve, yang semakin memperumit dinamika pasangan mata uang USD/JPY.