USD/CHF Terus Melemah di Tengah Prospek Dovish The Fed
Sumber Foto: Valbury Asia Futures
Nada Tengah

USD/CHF Terus Melemah di Tengah Prospek Dovish The Fed

Pasangan mata uang USD/CHF mengalami penurunan seiring dengan melemahnya Dolar AS. Hal ini dipicu oleh ekspektasi pasar atas kemungkinan pemangkasan suku bunga Federal Reserve (The Fed) yang lebih lanjut pada tahun 2026. Saat ini, USD/CHF diperdagangkan sekitar 0,7920 pada sesi perdagangan Asia pada hari Jumat.

Pada pertemuan Desember 2025, The Fed telah melakukan pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin, yang membawa kisaran target suku bunga menjadi 3,50% hingga 3,75%. Total pemangkasan suku bunga sepanjang tahun 2025 mencapai 75 basis poin, di tengah kondisi pasar tenaga kerja yang mulai melambat dan inflasi yang masih tinggi.

Pasar kini menantikan pengumuman calon ketua baru The Fed oleh Presiden AS Donald Trump, yang diperkirakan akan dilakukan pada akhir Januari. Pengumuman ini berpotensi mempengaruhi kebijakan moneter ke depan, termasuk kemungkinan penurunan suku bunga lebih lanjut. Direktur Dewan Ekonomi Nasional, Kevin Hassett, disebut-sebut sebagai kandidat utama, meskipun Trump juga mempertimbangkan nama-nama lain seperti mantan Gubernur Fed Kevin Warsh, Gubernur Fed Christopher Waller, Michelle Bowman, serta Rick Rieder dari BlackRock.

Risalah pertemuan Desember dari Komite Pasar Terbuka Federal menunjukkan adanya perbedaan pandangan di antara para peserta. Sebagian besar dari mereka berpendapat bahwa pemangkasan suku bunga lebih lanjut dapat dihentikan jika inflasi menunjukkan tanda-tanda mereda. Di sisi lain, beberapa pejabat menyarankan untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah setelah tiga kali pemangkasan yang dilakukan pada tahun 2025 guna mendukung pasar tenaga kerja yang lemah.

Sementara itu, Franc Swiss (CHF), yang dikenal sebagai mata uang safe-haven, mendapatkan dukungan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik. Ketegangan ini dipicu oleh pertukaran tuduhan antara Rusia dan Ukraina seputar serangan terhadap warga sipil pada Hari Tahun Baru, serta ketegangan yang berlanjut antara AS dan Venezuela.

Di sisi lain, indikator ekonomi KOF Swiss menunjukkan peningkatan, naik 1,7 poin menjadi 103,4 pada bulan Desember, mencapai level tertinggi sejak September 2024. Angka ini juga melebihi ekspektasi pasar yang memprediksi angka 101,4. Peningkatan ini terutama terlihat pada sektor produksi, dengan indikator terkait manufaktur menunjukkan prospek yang lebih baik.