Tiga Rukun Taubat Menurut Nadia Salama di Acara 'Nada dan Dakwah'
Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo, bekerja sama dengan TVRI Jawa Tengah, mengadakan acara bertajuk “Nada dan Dakwah” dengan tema “Taubat Sebelum Ajal Menjemput” pada Rabu, 12 April 2023. Acara ini disiarkan secara online melalui channel TVRI Jawa Tengah dan Live Streaming YouTube.
Kepala International Office UIN Walisongo, Nadia Salama, diundang sebagai pembicara dalam acara tersebut. Dalam penyampaiannya, ia menjelaskan mengenai makna taubat, yang menurutnya adalah tindakan menjauhi perilaku berdosa dan kembali taat kepada Allah.
Nadia menekankan pentingnya untuk tidak membiasakan diri berbuat dosa, bahkan jika dianggap kecil. “Meskipun kita tahu bahwa itu termasuk dosa kecil, tetap jangan dibiasakan karena jika terlalu sering membiasakannya, hati kita tidak akan mendapat cahaya dari Allah,” ujarnya.
Tiga Rukun Taubat
Dalam penjelasannya, Nadia menguraikan tiga hal yang menjadi rukun taubat:
- Berhenti dari perilaku berdosa
- Menyesali perbuatannya
- Mempunyai kemauan kuat untuk tidak melakukannya kembali
Nadia juga menekankan pentingnya melakukan taubat sebelum ajal menjemput. “Percayalah, pembalasan akan ada entah kapan datangnya. Kita hanya bisa terus beristighfar dan jangan berputus asa dari rahmat serta pengampunan Allah,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa lingkungan sosial dapat menjadi faktor yang memengaruhi perilaku seseorang. “Lingkungan yang baik akan mendorong kita ke perilaku yang baik pula,” jelasnya.
Di akhir penyampaian, Nadia mengingatkan agar setiap individu segera bertaubat setelah menyadari kesalahan yang dilakukan. “Ketika kita sadar melakukan kesalahan, maka segeralah bertaubat dan meminta ampunan kepada Allah,” tutupnya.




