Stabilitas Harga Pangan Strategis di Purbalingga Terjaga Selama Ramadhan
Sumber Foto: ANTARA News Jateng
Ekonomi

Stabilitas Harga Pangan Strategis di Purbalingga Terjaga Selama Ramadhan

Sentris Media - Purbalingga (ANTARA) - Kepala Kepolisian Resor Purbalingga Ajun Komisaris Besar Polisi Anita Indah Setyaningrum memastikan harga komoditas pangan strategis di wilayah Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, hingga memasuki pekan kedua Ramadhan masih stabil.

"Hasil pengecekan hari ini, harga komoditas pangan strategis masih stabil dan tidak ada pedagang yang menjual di atas harga yang telah ditentukan pemerintah," kata Kapolres Purbalingga AKBP Anita Indah Setyaningrum usai memimpin pemantauan yang dilakukan bersama sejumlah pemangku kepentingan di Pasar Segamas, Purbalingga, Kamis.

Menurut dia, pengecekan dan pemantauan tersebut melibatkan personel gabungan dari Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas serta Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Purbalingga.

Dalam hal ini, petugas memantau secara langsung harga serta ketersediaan stok sejumlah komoditas seperti minyak goreng, beras, gula pasir, daging sapi, dan daging ayam.

Lebih lanjut, dia mengatakan dari hasil pemantauan di lapangan juga tidak ditemukan adanya kelangkaan stok.

Menurut dia, pasokan berbagai komoditas terpantau aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

"Kesimpulan hasil pengecekan di Pasar Segamas, harga komoditas pangan strategis masih stabil di bawah harga eceran tertinggi dan daya beli masyarakat juga masih stabil," katanya.

AKBP Anita mengatakan Polres Purbalingga akan terus melakukan pengecekan dan pemantauan harga serta stok pangan strategis bersama pemangku kepentingan terkait selama bulan Ramadhan guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga di pasaran.

Sementara itu, Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas Prawoko Setyo Aji mengatakan ketersediaan beras di Pasar Segamas dalam kondisi aman dan lengkap.

Selain itu, ia mengatakan Bulog bersama Polres Purbalingga turut mengingatkan para pedagang agar memasang banner harga di tempat yang mudah terlihat konsumen serta tidak menjual di atas harga eceran tertinggi (HET)

"Alhamdulillah beras tersedia lengkap, mulai dari medium, premium, khusus, hingga SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) dan dijual masih sesuai HET. Permintaan menurut pedagang juga biasa, stok tersedia terus, sehingga ketersediaan dan harga terkendali," katanya.

Ia mengatakan stok komoditas minyak goreng, khususnya MinyaKita, juga dalam kondisi aman dan terkendali.

Menurut dia, Pasar Segamas telah empat kali menerima dropping MinyaKita dengan jumlah per pedagang bervariasi antara 10-50 dus sesuai kemampuan distribusi dan akan terus disuplai untuk menjaga stabilitas pasokan.

"Satu konsumen maksimal membeli 12 liter atau satu karton MinyaKita. Alhamdulillah pedagang rata-rata sudah tahu dan paham, kami hanya sekadar mengingatkan kembali," kata Prawoko.