Sriwijaya FC Hadapi Tujuh Laga Penentuan untuk Selamat dari Degradasi
Sumber Foto: viralsumsel.com
Olahraga

Sriwijaya FC Hadapi Tujuh Laga Penentuan untuk Selamat dari Degradasi

PALEMBANG, viralsumsel.com – Perjalanan Sriwijaya FC di ajang Pegadaian Championship 2025/2026 memasuki fase krusial.

Dengan tujuh pertandingan tersisa di Grup 1 Wilayah Barat, Laskar Wong Kito menghadapi misi berat untuk keluar dari posisi juru kunci dan menghindari degradasi ke Liga 3.

Saat ini, setiap laga ibarat final bagi Sriwijaya FC. Tidak ada lagi ruang untuk kehilangan poin jika ingin menjaga peluang bertahan di Liga 2 musim depan.

Berikut jadwal lengkap tujuh pertandingan sisa Sriwijaya FC:

28 Februari 2026

Sumsel United vs Sriwijaya FC

Pukul 20.30 WIB – Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring

28 Maret 2026

Persiraja Banda Aceh vs Sriwijaya FC

Pukul 20.30 WIB – Stadion H. Dimurthala

3 April 2026

Sriwijaya FC vs PSPS Pekanbaru

Pukul 15.30 WIB – Stadion Patriot Chandrabhaga

12 April 2026

Persekat Tegal vs Sriwijaya FC

Pukul 15.30 WIB – Stadion Trisanja

19 April 2026

PSMS Medan vs Sriwijaya FC

Pukul 19.00 WIB – Stadion Utama Sumatera Utara

25 April 2026

Sriwijaya FC vs Garudayaksa FC

Pukul 15.30 WIB – Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring

2 Mei 2026

Adhyaksa FC Banten vs Sriwijaya FC

Stadion: Banten International Stadium

Analisis Tantangan Berat

Dari daftar tersebut, Sriwijaya FC akan menghadapi sejumlah tim papan atas seperti Garudayaksa FC dan Adhyaksa FC Banten yang kini bersaing di jalur promosi.

Selain itu, duel kontra PSPS Pekanbaru dan Persekat Tegal diprediksi menjadi laga krusial karena keduanya berada di sekitar zona aman dan play-off degradasi.

Secara matematis, Sriwijaya FC masih berpeluang mengumpulkan maksimal 21 poin. Namun melihat performa sepanjang musim yang belum sekalipun meraih kemenangan, tantangan terbesar terletak pada konsistensi permainan dan kekuatan mental tim.

Lini pertahanan harus segera dibenahi untuk mengurangi kebobolan, sementara lini depan dituntut lebih produktif dalam mencetak gol. Tanpa perbaikan signifikan, peluang bertahan akan semakin tipis.