Relawan PMI Bojonegoro Ikuti Pelatihan Pengendalian KLB di Jakarta
Sentris Media - Suaradesa.co, Bojonegoro – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bojonegoro mengirimkan satu relawan terbaiknya untuk mengikuti lokakarya dan pelatihan (lokalatih) pengendalian Kejadian Luar Biasa (KLB) serta surveilans berbasis masyarakat sebagai langkah antisipasi di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS).
Relawan PMI yang ditunjuk adalah Nadila Perdana Putri. Ia mengikuti pembekalan penguatan respons masyarakat dengan materi pengendalian KLB yang dipusatkan di Pusdiklat PMI Jakarta Timur.
Kasubsi Pelayanan Bencana Palang Merah Indonesia Bojonegoro, Wahyu Theo Alfian, menjelaskan bahwa kegiatan lokalatih ini bertujuan memperkuat kapasitas masyarakat dalam merespons potensi kejadian luar biasa, khususnya di kawasan DAS yang rawan bencana dan dampak kesehatan.
“Lokalatih ini difokuskan pada upaya pencegahan, deteksi dini, serta pengendalian KLB yang berpotensi terjadi di wilayah masing-masing,” ujarnya.
Diharapkan Relawan PMI Bojonegoro Menerapkan Ilmu
Diharapkan Relawan menerapkan ilmu yang diperoleh untuk mengenali berbagai risiko kejadian yang dapat berdampak pada munculnya KLB di masyarakat.
Menurut Wahyu, hasil lokalatih ini juga berkaitan erat dengan Program Siap Siaga Fase II yang mendapat dukungan dari Australian Red Cross dan saat ini berjalan di Kabupaten Bojonegoro hingga tahun 2027 mendatang.
Sementara itu, Ketua Palang Merah Indonesia Bojonegoro terpilih hasil Musyawarah Kabupaten tahun 2026, Ninik Susmiati, berharap relawan yang ditugaskan dapat menularkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh kepada masyarakat serta relawan PMI lainnya.




