Relawan Malaysia Ziarah Sejarah Islam di Makam Malikussaleh di Tengah Banjir Aceh
Sumber Foto: Info Aceh Utara
Sosial

Relawan Malaysia Ziarah Sejarah Islam di Makam Malikussaleh di Tengah Banjir Aceh

Anggota tim relawan asal Malaysia saat mengunjungi kompleks Makam Sultan Malikussaleh di Gampong Beuringen, Aceh Utara, Kamis (19/2). 📷: Dok. Infoacehutara.com/Abel Pasai

Share on Facebook Share on Twitter

INFOACEHUTARA.com — Di tengah misi kemanusiaan membantu korban banjir bandang di Kabupaten Aceh Utara, rombongan relawan asal Malaysia menyempatkan diri melakukan napak tilas sejarah Islam di tanah Pasai. Pada Kamis (19/2/2026), rombongan yang tergabung dalam Team Relawan Halaqah Mukhlisin Malaysia berziarah ke Makam Sultan Al-Malik Ash-Shalih dan mengunjungi Museum Islam Samudra Pasai di Gampong Beuringen, Kecamatan Samudera.

Konten Terkait

Tangkap Pelaku Curanmor di Lhokseumawe, Polisi Juga Temukan Dua Paket Sabu

Begini Langkah Strategis Pemkab Aceh Utara Kendalikan Inflasi Daerah

Petir Sambar Meteran Listrik di Aceh Utara, Renggut Nyawa Petani di Dapur Rumah

Kunjungan ini dilakukan di sela-sela kesibukan mereka mendistribusikan bantuan logistik bagi warga terdampak bencana. Suasana khidmat menyelimuti para relawan saat memasuki kawasan makam pendiri Kerajaan Samudra Pasai tersebut, yang merupakan kerajaan Islam pertama di Asia Tenggara sekaligus titik awal peradaban Islam di Nusantara.

Selama ziarah, rombongan dipandu oleh peneliti dari Center for Information of Sumatra Pasai Heritage (CISAH), Sukarna Putra. Dalam penjelasannya, Sukarna memaparkan peran krusial Sultan Al-Malik Ash-Shalih dalam menyebarkan ajaran Islam ke berbagai penjuru kawasan, yang nilai-nilainya masih terasa hingga saat ini.

Salah satu perwakilan relawan, Nor Azita binti Zainal Abidin, mengungkapkan rasa harunya atas kesempatan tersebut. Ia menyebut kunjungan ini sebagai penguat spiritual di tengah misi kemanusiaan yang berat, terlebih momentumnya bertepatan dengan awal Ramadan.

“Di sela aktivitas penyaluran bantuan, kami diberi kesempatan berkunjung ke makam sosok penting penyebar Islam di Asia Tenggara. Ini menjadi berkah dan penguat ruhani bagi kami semua,” ungkap Nor Azita.

Bagi para relawan, perjalanan ke Aceh Utara kali ini memberikan makna ganda. Selain misi bantuan fisik untuk membantu warga bangkit dari dampak banjir, mereka juga memetik nilai-nilai keteguhan iman dan kepedulian yang diwariskan oleh para pendahulu di tanah Pasai.

Ziarah ini menjadi pengingat bahwa di balik sisa-sisa lumpur pascabencana, Aceh tetap berdiri teguh di atas sejarah agung dan harapan yang terus menyala. Kerja kemanusiaan yang mereka lakukan dipandang sebagai bagian dari estafet dakwah dan kepedulian sosial yang telah ditanamkan sejak berabad-abad silam di pusat peradaban Islam tersebut. []

ADVERTISEMENT

Penulis : Abel Pasai

Editor : Emre

Tags: Banjir Makam Malikussaleh Malaysia Relawan Sejarah

Konten Terkait

Aceh Utara

Tangkap Pelaku Curanmor di Lhokseumawe, Polisi Juga Temukan Dua Paket Sabu

14 April 2026

Aceh Utara

Begini Langkah Strategis Pemkab Aceh Utara Kendalikan Inflasi Daerah

14 April 2026

Aceh Utara

Petir Sambar Meteran Listrik di Aceh Utara, Renggut Nyawa Petani di Dapur Rumah

14 April 2026

Aceh Utara

Kinerja Bank Aceh Syariah Dievaluasi, Begini Komitmen Bupati Aceh Utara untuk Sektor Produktif

14 April 2026

Aceh Utara

Benarkah Dana Bantuan Banjir Aceh Utara Sengaja Ditahan? Begini Penjelasan Jubir Pemkab

12 April 2026

Aceh Utara

Warga Aceh Utara Temukan Mayat di Bekas Toko, Korban Punya Riwayat Penyakit Berat

11 April 2026