Relawan Gerbang Nada di Jateng Deklarasikan Dukungan untuk Muhaimin Iskandar Maju Pilpres 2024
Keinginan sebagian kalangan Nahdliyin untuk memiliki calon presiden dari Nahdlatul Ulama (NU) disebut kian menguat. Di Jawa Tengah, muncul Gerakan Kebangkitan Nahdhiyyin Muda (Gerbang Nada), kelompok relawan yang menyatakan akan mengawal proses pencalonan Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar sebagai calon presiden 2024.
Kehadiran Gerbang Nada disambut Ketua DPW PKB Jawa Tengah K.H. Yusuf Chudhori. Ia menyebut gerakan tersebut sebagai wadah bagi generasi muda Nahdhiyyin. Pernyataan itu disampaikan Yusuf, yang juga pengasuh Pondok Pesantren API Tegalrejo, pada 14 Maret.
Sekretaris Jenderal Gerbang Nada, Bagus Setiawan, mengatakan gerakannya mendapat apresiasi dari Muhaimin Iskandar. Saat itu, Muhaimin disebut berada di lingkungan Pesantren API Tegalrejo untuk menyaksikan pagelaran wayang kulit. Bagus menyebut pihaknya juga meminta arahan dari Yusuf Chudhori dan Muhaimin terkait langkah gerakan relawan tersebut.
Target sowan kiai dan perluas dukungan anak muda
Ketua Umum Gerbang Nada, K.H. Anis Maftuhin, menyatakan organisasinya akan melakukan sowan ke kiai-kiai di berbagai daerah untuk menyuarakan dukungan agar Muhaimin maju sebagai capres 2024. Ia menyebut relawan akan membantu meminta restu para kiai di kampung-kampung yang tersebar di seluruh Indonesia.
Selain itu, Anis menyampaikan Gerbang Nada juga akan ikut mengenalkan Muhaimin ke kalangan muda di luar nahdhiyyin, termasuk generasi milenial, dengan cara-cara yang disebut kreatif dan inovatif. Gerbang Nada digambarkan sebagai wadah bagi anak muda NU kultural nonpesantren dari berbagai daerah.
Dukungan kader PKB di Temanggung
Sebelumnya, ratusan kader ranting PKB se-Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, juga menyatakan tekad untuk mendeklarasikan Muhaimin Iskandar sebagai calon presiden 2024. Deklarasi disebut berlangsung di Gedung Joeang 45 Kabupaten Temanggung pada Ahad.
Deklarasi yang dibacakan Ketua DPC PKB Kabupaten Temanggung Muh Amin menyatakan keyakinan bahwa Muhaimin merupakan sosok muda yang dinilai mampu membawa perubahan serta mengemban amanah dan aspirasi kalangan NU.
Dalam kesempatan itu, K.H. Yusuf Chudhori menyampaikan langkah dukungan tersebut disebut sebagai wadah aspirasi dan harapan santri, kiai, serta kelompok masyarakat untuk kembali memiliki presiden dari kalangan Nahdliyin. Ia juga menyinggung sejarah PKB yang pernah mengusung K.H. Abdurrahman Wahid menjadi presiden.
Pernyataan Muhaimin dan target PKB
Muhaimin Iskandar menyampaikan bahwa pada Pemilu 2024, PKB menargetkan tidak hanya memiliki calon presiden, tetapi juga unggul dalam kontestasi pilkada gubernur serta pilkada di banyak kota/kabupaten.
Ia menceritakan bahwa pada Ramadhan 2021 dirinya dipanggil para kiai dan para gus dari Jawa Timur untuk menghitung ulang kekuatan NU. Dari analisis tersebut, ia menyebut disimpulkan bahwa sejak 1998 hingga kini NU masih solid. Muhaimin mengatakan, atas dasar itu ia didorong untuk maju mengisi jabatan presiden berikutnya.
Muhaimin menambahkan, selama beberapa bulan terakhir kader disebut bergerak serius menyikapi pencalonan, terutama di basis-basis Jawa Timur dan dalam beberapa pekan terakhir di Jawa Tengah. Ia menyatakan keyakinannya bahwa dengan gerakan yang solid dan masif, elektabilitas PKB akan semakin meningkat.
- Gerbang Nada menyatakan akan mengawal proses pencalonan Muhaimin Iskandar sebagai capres 2024.
- Relawan menargetkan sowan ke kiai-kiai dan memperluas dukungan ke kalangan muda.
- Kader PKB di Temanggung juga mendeklarasikan dukungan untuk Muhaimin.




