Relawan Darah Bungo Minta Pemda Turunkan Biaya Pengolahan dan Perketat Distribusi
Bungo – Sejumlah relawan yang tergabung dalam komunitas Relawan Darah Bungo mendesak Pemerintah Kabupaten Bungo untuk menurunkan biaya pengolahan darah di Unit Pengelola Darah (UPD) serta memperketat pengawasan pendistribusian darah kepada masyarakat.
Aspirasi tersebut disampaikan dalam audiensi bersama DPRD Bungo Komisi III dan pihak terkait. Para relawan menilai, biaya pengolahan darah saat ini masih cukup tinggi dan memberatkan masyarakat, khususnya pasien dari kalangan ekonomi menengah ke bawah yang membutuhkan transfusi secara rutin.
Koordinator Relawan Darah Bungo, Ade G. Putra, mengatakan para pendonor selama ini menyumbangkan darah secara sukarela tanpa dipungut biaya. Namun di sisi lain, keluarga pasien tetap harus membayar biaya pengolahan yang dinilai cukup besar.




