PT. PIN dan Lazismu Jalin Kerjasama Fintech Syariah dengan Supertext
Sumber Foto: Lazismu
Teknologi

PT. PIN dan Lazismu Jalin Kerjasama Fintech Syariah dengan Supertext

Stockholm - LAZISMU. Perubahan teknologi mampu memobilisasi orang dengan kecanggihan perangkat digital. Sebagai wujud revolusi industri 4.0 semua yang terlibat di dalamnya baik untuk menggunakan, mengkonsumsi, menyebarkan dan bertransaksi memerlukan suatu lensa agar dapat diteropong nilai guna dan perkembangannya.

Di bidang industri keuangan baik yang syariah dan konvensional juga terhubung bagaimana agar ada landasan dalam memanfaatkan teknologi digital. Dalam lensa yang lebih khusus, lembaga-lembaga filantropi turut memanfaatkannya juga untuk beradaptasi dan berinovasi bagaimana memaparkan suatu program yang berkelindan dengan strategi penghimpunan.

Beruntung

bagi lembaga amil zakat nasional seperti Lazismu, pada 30 Agustus 2019 di KBRI

Stockholm, Swedia, mendapat kesempatan untuk mengenalkan zakat. Di hadapan Dubes

RI untuk Kerajaan Swedia, Bapak bagas Hapsoro, melalui PT. PIN (Permata Intan

Nusantara) melakukan penjajakan dengan pendahuluan perikatan kerjasama dengan

Supertext.

Hal

itu ditandai dengan penandatanganan LoI (Letter

of Intent) antara PT. PIN (Permata Insan Nusantara) yang menggandeng Lazismu

dengan pihak mitra kerjasama yaitu Supertext Swedia.

Penandatanganan

dilakukan oleh CEO PT. PIN, Bapak Muhammad Jafar dengan CEO Supertext, Mr.

Martin Jacobson. Disaksikan juga oleh Direktur Fundraising dan Kerjasama

Lazismu, Bapak Rizaludin Kurniawan dan Dubes RI untuk Kerajaan Swedia, Bapak

Bagas Hapsoro, ikatan pendahuluan ini resmi dijajaki.

"Penandatanganan

LoI ini merupakan langkah penting untuk membangun landasan bagi teknologi

finansial syariah yang bermanfaat bagi anggota Muhammadiyah dan rakyat

Indonesia pada umumnya,” kata Dubes Bagas setelah penandatanganan.

CEO

dan Pendiri Supertext, Mr. Martin Jacobson menekankan kembali keunggulan teknologi

komunikasi yang disediakan Supertext untuk kemanfaatan bagi anggota

Muhammadiyah dan komunitasnya.

"Nilai

yang sangat penting adalah komitmen Supertext untuk menyediakan transfer

teknologi dan berbagi pengalaman bagi PT. PIN.", tambah Dubes Bagas.

Dari

penandatanganan itu, ada hal-hal pokok yang berisi antara lain: satu, upaya mengembangkan program

aplikasi pengiriman pesan bagi anggota Muhammadiyah dan komunitas dengan

mengkombinasikan landasan teknologi finansial PT. PIN dan landasan teknologi

komunikasi Supertext termasuk dalam aktivasi digital dan promosi.

Kedua, mengembangkan

layanan teknologi finansial syariah bagi anggota Muhammadiyah dan komunitas,

seperti zakat, infak, sedekah, wakaf, kurban, aqiqah, haji, umrah, pengumpulan

dana anggota, dan wisata halal.

Sementara

itu, detail teknis ikatan kerjasama pendahuluan ini, akan diatur dalam perjanjian

kerjasama yang kembali akan ditandatangani dalam waktu dekat, demikian rilis

ini disampaikan melalui laman resmi kementerian luar negeri pada 30 Agustus

2019. (na)