PSSI Didenda Rp25 Juta Akibat Telat Daftar Dokumen Laga Timnas U23
Sentris Media - JAKARTA, KOMPAS.TV - Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menjatuhkan sanksi kepada PSSI terkait pelaksanaan laga uji coba internasional antara Timnas U23 Indonesia vs Mali yang digelar di Stadion Pakansari, Bogor pada 15 dan 18 November 2025.
AFC menilai PSSI lalai dalam hal administrasi, yakni terlambat mendaftarkan dokumen yang dipersyaratkan untuk penyelenggaraan pertandingan tersebut.
"Terdakwa mengajukan permohonan otorisasi terlambat," demikian bunyi pernyataan resmi AFC yang dirilis Rabu (25/2/2026) kemarin.
Atas pelanggaran tersebut, PSSI diwajibkan membayar denda sebesar 1.500 dolar AS atau setara Rp25 juta.
Keputusan ini dikeluarkan oleh Komite Disiplin dan Etik AFC, yang menetapkan pembayaran denda harus diselesaikan dalam kurun waktu 30 hari sejak keputusan resmi diterbitkan.
"Federasi Sepak Bola Indonesia diperintahkan untuk membayar denda sebesar US$ 1.500 (Rp25 juta), karena melanggar Pasal 11.15 Peraturan AFC yang Mengatur Pertandingan Internasional," tulis rilis resmi AFC.
Selain sanksi terhadap PSSI, sidang Komite Disiplin dan Etik AFC juga memutuskan sejumlah hukuman lain.
Salah satunya menyasar federasi Vietnam menyusul insiden dalam laga Vietnam kontra Thailand pada SEA Games 2025.
Lima individu dari jajaran tim Vietnam dinyatakan melanggar Pasal 53 Kode Disiplin dan Etik AFC, sehingga federasinya dikenai denda senilai 1.500 dolar AS.
Di luar urusan sanksi, Timnas Indonesia kini bersiap menggelar FIFA Series 2026 sebagai tuan rumah.
Skuad asuhan John Herdman dijadwalkan mengawali turnamen dengan menghadapi Saint Kitts and Nevis pada 27 Maret 2026.
Pemenang laga tersebut selanjutnya akan menantang pemenang dari pertandingan antara Bulgaria dan Kepulauan Solomon.
Partai final FIFA Series 2026 akan dilangsungkan pada 30 Maret 2026, dengan seluruh pertandingan dipusatkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.




