Prediksi Ketat Red Star Belgrade vs Lille: Laga Berpotensi Imbang
fin.co.id - Pertandingan menarik Liga Europa akan hadir dari pertemuan antara Red Star Belgrade dan Lille, di Stadion Rajko Mitic, Jumat, 27 Februari 2026, pukul 00.45 WIB.
Kedua tim datang dengan modal positif, laga antara Red Star Belgrade vs Lille ini diperkirakan akan berlangsung sengit.
Red Star Belgrade datang ke pertandingan nanti setelah meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Partizan Belgrade di SuperLiga.
Dalam laga tersebut, Red Star tampil dominan dengan 61 persen penguasaan bola dan 22 percobaan tembakan, delapan di antaranya tepat sasaran.
Gol dicetak oleh Vasilije Kostov, Marko Arnautovic, dan Aleksandar Katai. Lebih dari itu, performa lini belakang mereka pun patut mendapat sorotan.
Dalam enam pertandingan terakhir, Red Star hanya kebobolan dua gol. Catatan ini menunjukkan betapa rapinya pertahanan yang menjadi fondasi permainan mereka.
Lille: Efisien, Namun Minim Gol
Di kubu lawan, Lille datang dengan kepercayaan diri usai mengalahkan Angers SCO dengan skor tipis 1-0 di Ligue 1. Gol tunggal dalam laga tersebut dicetak oleh Olivier Giroud.
Lille mencatatkan 54 persen penguasaan bola dan 14 peluang tembakan, lima di antaranya tepat sasaran. Meski demikian, satu tren menarik terlihat dari performa terbaru mereka.
Laga-laga Lille cenderung minim gol. Dalam mayoritas pertandingan terakhir, jumlah gol relatif rendah dengan rata-rata 1,67 gol per pertandingan. Ini mencerminkan pendekatan permainan yang lebih pragmatis.
Kondisi Skuad: Kedua Tim Hadapi Kendala
Red Star dipastikan tanpa Vladimir Lucic setelah sang pemain menerima kartu peringatan tambahan. Absennya Lucic berpotensi memengaruhi dinamika serangan sayap.
Meski begitu, tim tetap memiliki sejumlah pemain kunci, termasuk Aleksandar Katai yang konsisten memberi kontribusi di lini depan.
Lille menghadapi situasi yang lebih kompleks. Beberapa pemain diragukan tampil akibat cedera, termasuk Alexsandro, Thomas Meunier, dan Osame Sahraoui. Selain itu, Hamza Igamane masih absen karena cedera ligamen.
Kondisi ini dapat memengaruhi kedalaman skuad serta opsi rotasi yang kemungkinan akan dilakukan sang pelatih.




