PMI Banyumas Kumpulkan Rp2,5 Miliar, Bupati Apresiasi Peran Relawan
VIVA Banyumas – Keberhasilan PMI Banyumas dalam Bulan Dana PMI 2025 mendapat apresiasi Bupati Banyumas, berkat peran relawan PMI, kepercayaan masyarakat, dan penggalangan Bulan Dana PMI Banyumas 2025 yang transparan.
Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banyumas mencatat capaian positif dengan berhasil melampaui target penggalangan Bulan Dana PMI Tahun 2025.
Total dana yang terhimpun mencapai Rp2,5 miliar, sebuah pencapaian yang menunjukkan kuatnya dukungan dan kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap lembaga kemanusiaan tersebut.
Keberhasilan ini mendapat apresiasi langsung dari Bupati Banyumas sekaligus Ketua PMI Kabupaten Banyumas Periode 2021–2026, Sadewo Tri Lastiono, saat membuka Musyawarah Kabupaten (Muskab) PMI Kabupaten Banyumas yang digelar pada Sabtu (9/2/2026) di Dominic Hotel Purwokerto.
Dalam sambutannya, Bupati Sadewo menyampaikan penghargaan kepada seluruh pengurus PMI, relawan, serta mitra yang selama ini konsisten mendukung kegiatan kemanusiaan di Banyumas. Ia menekankan bahwa PMI merupakan organisasi yang tumbuh dari ketulusan dan semangat pengabdian.
Baca Juga :
Dana Dari Pusat Dipotong Rp 319 M, Bupati Banyumas Sadewo: Jangan Mengeluh, Saatnya Banyumas Pintar Kelola Keuangan
“Relawan PMI hadir bukan karena imbalan, tetapi karena panggilan nurani. Dari pelayanan donor darah, penanganan bencana, hingga aksi sosial dan kesehatan, PMI selalu berada di garis depan, sering kali dalam kondisi yang penuh tantangan,” ungkapnya.
Menurut Bupati Sadewo, keberhasilan penggalangan Bulan Dana PMI Tahun 2025 menjadi cerminan tingginya tingkat kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap PMI sebagai lembaga kemanusiaan yang profesional dan dapat diandalkan.
“Capaian ini bukan sekadar angka, tetapi bukti kepercayaan publik yang harus terus dijaga melalui pengelolaan yang transparan, akuntabel, dan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi kepentingan kemanusiaan masyarakat Banyumas,” tegasnya.
Ia juga berharap Musyawarah Kabupaten PMI dapat berlangsung secara demokratis dengan mengedepankan musyawarah mufakat, serta menghasilkan keputusan strategis untuk memperkuat peran PMI Banyumas ke depan.
“Forum ini menjadi ruang penting untuk merumuskan arah kepemimpinan dan program kerja PMI Kabupaten Banyumas ke depan, agar semakin kokoh sebagai garda terdepan pelayanan kemanusiaan dan mampu menjawab tantangan zaman,” tambahnya.
Kepada kepengurusan PMI periode 2026–2031 yang akan terbentuk, Bupati Sadewo berpesan agar segera membangun sinergi yang kuat dengan pemerintah daerah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan, demi mewujudkan PMI Banyumas yang profesional, berintegritas, dan berkelanjutan.




