Pernyataan Purbaya, Rosan, dan Airlangga Terkait Ekonomi Indonesia di Tengah Tantangan Global
Sumber Foto: Kompas.com
Nada Tengah

Pernyataan Purbaya, Rosan, dan Airlangga Terkait Ekonomi Indonesia di Tengah Tantangan Global

Dalam sebuah forum yang berlangsung di Seoul, Rabu (1/4/2026), para pemimpin pemerintahan dan sektor investasi Indonesia berkumpul untuk membahas tantangan dan peluang pertumbuhan ekonomi di tengah tekanan global. Forum yang bertajuk "Indonesia–Korea Partnership for Resilient Growth" ini dihadiri oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani.

Rosan Roeslani, yang juga menjabat sebagai CEO Danantara, mengungkapkan bahwa kolaborasi internasional sangat penting untuk menghadapi dinamika ekonomi global yang semakin kompleks. Ia menekankan bahwa Indonesia perlu memanfaatkan kemitraan strategis dengan negara lain, termasuk Korea, untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

Dalam diskusi tersebut, hadir pula sejumlah tokoh penting lainnya yang memberikan pandangan terkait situasi ekonomi Indonesia. Mereka menjelaskan langkah-langkah yang diambil pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi dan menarik investasi, meskipun terdapat berbagai tantangan dari luar negeri.

Fokus pada Hilirisasi dan Investasi

Rosan menegaskan pentingnya hilirisasi sumber daya alam sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk Indonesia di pasar global. Upaya ini diharapkan dapat menarik lebih banyak investor untuk berinvestasi di sektor-sektor strategis.

Kesimpulan

Para pemimpin dan pelaku ekonomi di forum ini sepakat bahwa kerjasama antar negara, seperti yang dijalin dengan Korea, akan menjadi kunci untuk meningkatkan ketahanan ekonomi Indonesia di masa depan. Dengan langkah-langkah yang tepat, diharapkan Indonesia dapat menghadapi tekanan global dan terus tumbuh sebagai salah satu ekonomi yang kuat di kawasan.