Peran Strategis PLN dan Antam dalam Stabilitas Ekonomi Nasional
Sumber Foto: Listrik Indonesia
Nasional

Peran Strategis PLN dan Antam dalam Stabilitas Ekonomi Nasional

Sentris Media - Ukuran teks

A- A A+

Listrik Indonesia | Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Haryadi mengungkapkan bahwa dua BUMN strategis di sektor energi dan mineral, yakni PT PLN (Persero) dan PT Aneka Tambang Tbk (Antam), berperan krusial dalam menjaga stabilitas fiskal dan ketahanan ekonomi nasional. Hal tersebut ia ungkapkan dalam agenda Kunjungan Kerja Reses Komisi XII DPR RI bersama PT Antam (Persero) dan PT PLN (Persero) di Kabupaten Badung, Bali, dikutip pada Sabtu (28/02/2026).

Baca juga: Material Naik, Industri Kabel Kian Terpukul

Terkait PT PLN (Persero), menurutnya, perusahaan tersebut memegang peran penting dalam menjaga stabilitas energi nasional, meskipun di sisi lain menanggung beban subsidi yang signifikan. Ia menyebutkan bahwa nilai subsidi energi melalui BUMN hampir mencapai Rp120 triliun per tahun, dengan porsi terbesar dialokasikan untuk konsumsi bahan bakar minyak (BBM).

???PLN ini banyak mengeluarkan daya uangnya untuk subsidi. Hampir Rp120 triliun subsidi BUMN, mayoritas digunakan untuk kendaraan, solar dan pertalite. Ini harus kita pikirkan bersama ke depan,??? ujar Haryadi.

Ia menilai bahwa beban subsidi tersebut perlu ditekan melalui kebijakan transisi energi, termasuk percepatan adopsi kendaraan listrik serta pengembangan infrastruktur pendukung seperti Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Langkah tersebut dinilai dapat mengurangi ketergantungan terhadap BBM bersubsidi dan memperbaiki ruang fiskal negara.

Di sisi lain, Bambang menyoroti peran PT Aneka Tambang Tbk sebagai BUMN yang berkontribusi terhadap pendapatan negara, khususnya dari komoditas emas. Menurutnya, emas memiliki posisi strategis karena berkaitan dengan stabilitas nilai tukar rupiah serta ketahanan cadangan nasional.

???Antam ini pendapatan. Emas menjadi salah satu penopang nilai tukar rupiah kita. Jadi dua BUMN ini harus kita support semaksimal mungkin,??? katanya.

Ia menambahkan bahwa produksi emas Antam perlu diperkuat melalui dukungan regulasi dan kebijakan prioritas BUMN sebagaimana diatur dalam revisi Undang-Undang Minerba. Selain itu, ia mendorong agar blok-blok tambang emas yang belum termanfaatkan atau berada dalam penguasaan negara dapat diberikan kepada Antam guna meningkatkan produksi dalam negeri.

Menurutnya, sinergi antara sektor energi dan mineral menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional. Dalam konteks tersebut, PLN diharapkan menjaga keandalan pasokan listrik dan stabilitas energi domestik, sementara Antam berkontribusi terhadap penerimaan negara serta penguatan cadangan emas.

???Ke depan, kita tidak bisa hanya melihat beban subsidi, tapi juga bagaimana memperkuat BUMN yang menjadi sumber penerimaan negara. Energi dan emas adalah dua sektor strategis yang harus dikelola dengan kebijakan yang tepat,??? tegas Politisi Fraksi Partai Gerindra itu.