OJK Bali Capai 925 Ribu Peserta dalam Program Edukasi Keuangan 2025
Sumber Foto: SWA.co.id
Lifestyle

OJK Bali Capai 925 Ribu Peserta dalam Program Edukasi Keuangan 2025

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali pada 2025 itu merampungkan 11.922 kegiatan edukasi keuangan."Program tersebut menjangkau sekitar 925.692 peserta dari berbagai segmen masyarakat, mulai dari pelajar, UMKM, hingga komunitas," ujar Kepala OJK Provinsi Bali, Kristrianti Puji Rahayu di Denpasar, Bali Senin (23/2/2026). Dari jumlah itu, OJK secara langsung melaksanakan 10.276 kegiatan yang menjangkau lebih dari 91.554 orang serta 286.299 orang melalui media sosial.

Selain itu, lembaga jasa keuangan melalui program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) menyelenggarakan 1.646 kegiatan dengan jangkauan 834.138 peserta.Penguatan inklusi juga dilakukan melalui sinergi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) yang selama 2025 menyelenggarakan 845 kegiatan dengan 75.782 peserta, mencakup program pembiayaan sektor prioritas hingga inklusi pasar modal.

Di sisi perlindungan konsumen, OJK Bali menerima 784 pengaduan sepanjang 2025. Mayoritas berasal dari sektor fintech peer-to-peer lending (345 pengaduan) dan perbankan (262 pengaduan). Sebanyak 705 pengaduan telah diselesaikan. Permasalahan yang paling banyak dilaporkan terkait perilaku petugas penagihan (219 pengaduan) serta kasus fraud eksternal dan SLIK (82 pengaduan)."OJK juga mencatat layanan penarikan data iDeb SLIK mencapai 11.905 permintaan (online dan walk-in), meningkat 23,62% secara tahunan," tambah Puji. Otoritas kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu memastikan produk keuangan yang dipilih legal dan logis guna menghindari investasi ilegal. (*)