Ledakan Oven di SPPG Banyumas, Puluhan Relawan Luka Ringan
Sumber Foto: VIVA Banyumas
Sosial

Ledakan Oven di SPPG Banyumas, Puluhan Relawan Luka Ringan

VIVA Banyumas – Peristiwa ledakan oven SPPG Banyumas di SPPG Desa Krajan mengganggu aktivitas dapur MBG, menyebabkan relawan luka ringan dan menarik perhatian publik di Banyumas.

Banyumas digegerkan oleh insiden ledakan oven yang terjadi di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Krajan, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (5/2/2026).

Peristiwa tersebut mengakibatkan puluhan relawan mengalami luka ringan saat mengikuti kegiatan persiapan dapur.

Aparat kepolisian kini masih melakukan penyelidikan atas kejadian tersebut. Polresta Banyumas melalui Tim Inafis, dengan dukungan personel Polsek Pekuncen, telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus mengumpulkan keterangan dari para saksi di lokasi.

Kepala Polsek Pekuncen, AKP Slamet Husein, menjelaskan bahwa pihaknya bergerak cepat begitu menerima laporan dari masyarakat terkait suara ledakan keras yang berasal dari area SPPG.

Baca Juga :

Polresta Banyumas Buka Penitipan Kendaraan Gratis Mudik Lebaran 2026, Warga Bisa Titip Motor dan Mobil di Kantor Polisi

"Setelah mendapatkan informasi adanya suara keras, anggota langsung melakukan pengecekan ke lokasi dan memang ditemukan adanya kejadian ledakan," katanya, dikutip dari ANTARA, Sabtu (7/2/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, ledakan tersebut diduga bersumber dari oven atau alat pengering yang digunakan dalam proses persiapan dapur SPPG.

"Alat tersebut diduga mengalami panas berlebih hingga akhirnya meledak," katanya.

AKP Slamet memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, sekitar 22 relawan mengalami luka ringan akibat serpihan kaca maupun benturan benda di sekitar lokasi.

"Sebagian besar korban sudah diperbolehkan pulang setelah mendapat penanganan medis. Saat ini tinggal dua orang yang masih menjalani pemeriksaan lanjutan, satu mengalami luka pada kaki dan satu diduga luka bakar ringan," katanya.

Sementara itu, Kepala SPPG Desa Krajan, Elvin Subekti, menegaskan bahwa dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Banyumas tersebut belum beroperasi secara resmi.

Aktivitas yang dilakukan saat kejadian merupakan bagian dari uji coba sebelum pelaksanaan program.

"SPPG ini belum operasional dan belum melayani pendistribusian makanan. Kegiatan hari ini merupakan trial bersih-bersih dapur untuk persiapan operasional yang direncanakan pada tanggal 9 Februari," katanya.

Elvin menjelaskan bahwa kegiatan uji coba tersebut melibatkan seluruh relawan lintas divisi, mulai dari tim memasak, pencucian ompreng, kebersihan, keamanan, hingga asisten lapangan.