Lao Cai Kembangkan Desa Wisata Komunitas Sesuai Standar ASEAN 2026-2028
Sumber Foto: Vietnam.vn
Lifestyle

Lao Cai Kembangkan Desa Wisata Komunitas Sesuai Standar ASEAN 2026-2028

Sesuai rencana, Provinsi Lao Cai telah memilih komune Lam Thuong dan Nghia Do untuk membangun desa wisata komunitas percontohan, secara bertahap mencapai Standar Pariwisata Komunitas ASEAN. Implementasi ini bertujuan untuk mempromosikan peran utama masyarakat setempat, menghubungkan pengembangan pariwisata dengan pelestarian identitas budaya, perlindungan lingkungan, dan peningkatan taraf hidup masyarakat; sekaligus menciptakan model yang dapat direplikasi di daerah lain dengan kondisi serupa di provinsi tersebut.

Rencana ini bertujuan agar model desa wisata berbasis komunitas di komune Lam Thuong dan Nghia Do sepenuhnya memenuhi kriteria Standar Pariwisata Komunitas ASEAN pada tahun 2028, sehingga memenuhi syarat untuk mendapatkan pengakuan. Secara khusus, provinsi ini berupaya menyelesaikan restrukturisasi badan pengelola pariwisata komunitas di komune-komune tersebut pada tahun 2026; dan menerbitkan serta menerapkan peraturan tentang pengelolaan dan pengoperasian model pariwisata komunitas.

Pada tahun 2027, setidaknya 80% rumah tangga yang berpartisipasi dalam model ini akan menerima pelatihan dan peningkatan pengetahuan dalam pariwisata komunitas; setiap komune akan mengembangkan dan menstandarisasi setidaknya 5 produk pariwisata komunitas yang khas, termasuk setidaknya 1 produk pengalaman budaya dan kehidupan komunitas; 1 produk kuliner lokal; dan 1 produk yang berkaitan dengan pertanian, ekologi, atau kerajinan tradisional. Secara bersamaan, 100% infrastruktur penting yang melayani pariwisata komunitas akan diselesaikan di desa-desa terpilih; dan setidaknya 1 saluran komunikasi digital resmi (halaman penggemar, situs web, atau platform digital yang setara) akan dibangun dan dioperasikan untuk mempromosikan destinasi tersebut.

Provinsi ini juga bertujuan untuk mencapai minimal 20.000 wisatawan per tahun per komune yang mengunjungi destinasi wisata berbasis komunitas pada tahun 2028, dengan setidaknya 30% merupakan wisatawan internasional; 100% dari model tersebut akan sepenuhnya menerapkan langkah-langkah perlindungan lingkungan, pemilahan sampah, memastikan keamanan dan kebersihan, serta memenuhi semua kriteria interaksi komunitas, inovasi, dan penerapan teknologi sesuai dengan Standar Pariwisata Berbasis Komunitas ASEAN.

Total anggaran untuk pelaksanaan rencana ini adalah 89,55 miliar VND, yang mana anggaran provinsi sebesar 57,92 miliar VND, anggaran tingkat kecamatan dan sumber mobilisasi sosial sebesar 31,63 miliar VND, beserta sumber pendanaan legal lainnya sebagaimana diatur.