Komunitas SAMBAL Berpartisipasi dalam Eco Jambore 2026 Melalui Pameran Seni Berkelanjutan
“Pameran seni ini memperlihatkan bahwa barang-barang yang dianggap sampah dapat diubah jadi karya seni yang indah dan berdaya jual. Memanfaatkan sampah sudah harus menjadi gaya hidup kita sehari-hari saat ini,” papar Yuri Marina, kurator pameran Eco Craft Display: Zero Waste Lifestyle, yang aktif dalam berbagai kegiatan KS.
Pendiri KS Rr. Korie Soenarko mengatakan keterlibatan KS mengikuti kegiatan nasional seperti Indonesia Eco Jamboree 2026 bukan hanya mengisi dengan pameran seni yang bertema upaya kita menjaga kelestarian lingkungan hidup.
Lebih daripada itu, “Partisipasi aktif KS di Indonesia Eco Jamboree 2026 bertujuan untuk membangun ruang dialog, nilai, dan jejaring yang memperkuat fondasi ekosistem kreatif secara bersama-sama dengan berbagai pihak yang terlibat dalam kegiatan ini,” kata Oei, panggilan akrab Rr. Korie Soenarko.
Dilandasi spirit itu KS menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pameran Eco Craft Display: Zero Waste Lifestyle, sebuah kegiatan yang menghadirkan ruang pamer karya sekaligus ruang pertemuan gagasan, nilaivkeberlanjutan, dan penguatan jejaring antar pelaku kreatif lintas komunitas dan institusi.
Keterlibatan KS dalam kegiatan nasional Indonesia Eco Jamboree 2026 ini menjadi bagian dari kontribusi komunitas dalam mendukung ekosistem kolaboratif yang mengedepankan praktik seni berkelanjutan. Proses persiapan hingga pelaksanaan kegiatan dinilai memperkuat jejaring dan kepercayaan antar pelaku kreatif.
KS menyampaikan apresiasi kepada Ketua Panitia Indonesia Eco Jamboree 2026 Waskita Rini dan tim penyelenggara. KS turut mengapresiasi peran Yuri Marina selaku kurator, serta kontribusi Ammur, Metty, Enies, Renata, dan Rusman Rusli dalam pelaksanaan kegiatan. Dukungan dari Yusa, Abi Hasantoso, dan Fachmi Tamzil selama tiga hari pelaksanaan.
Partisipasi para seniman KS, Yasmin Kania Dewi, Eka Yunita, Dini Dwiyanty, Lilis, dan Y.H. Suseno, menjadi elemen penting dalam memperkaya kualitas pameran.
Karya-karya yang ditampilkan mencerminkan praktik seni yang bertanggung jawab serta semangat keberlanjutan dalam proses kreatif.




