Keputusan Kartu Merah Wesley di Laga Como vs Roma Dinilai Tepat oleh Open VAR
Sumber Foto: AcehGround
Olahraga

Keputusan Kartu Merah Wesley di Laga Como vs Roma Dinilai Tepat oleh Open VAR

Sentris Media - ACEHGROUND.COM – Kontroversi mengenai kartu kuning kedua yang diterima Wesley dalam laga sengit antara Como melawan AS Roma akhirnya menemui titik terang. Melalui program mingguan Open VAR di DAZN yang bekerja sama dengan AIA dan FIGC, otoritas wasit memberikan penjelasan mendalam mengenai legalitas keputusan yang diambil oleh wasit utama, Davide Massa, di atas lapangan hijau.

Dino Tommasi, mantan wasit yang kini menjabat sebagai anggota Can, memberikan tinjauan teknis terkait proses pengambilan keputusan tersebut. Ia menekankan bahwa fokus utama tim VAR saat itu adalah memastikan tidak adanya kekeliruan dalam mengidentifikasi pelaku pelanggaran. Menurut catatan redaksi AcehGround, transparansi ini menjadi bagian dari upaya FIGC untuk meningkatkan pemahaman publik terhadap kinerja wasit di Serie A.

Verifikasi Identitas dan Keputusan Disiplin

Dalam penjelasannya, Dino Tommasi mengungkapkan bahwa koordinasi antara wasit di lapangan dan ruang kontrol berjalan sesuai prosedur. “VAR dan AVAR memeriksa kemungkinan kesalahan identifikasi, yaitu memastikan apakah pelanggaran dilakukan oleh pemain lain. Namun, mereka melihat bahwa pelanggaran tersebut dilakukan oleh Wesley dan oleh karena itu mendukung keputusan Massa,” ujar Tommasi dalam keterangannya.

Lebih lanjut, Tommasi membedah aspek disiplin dari pelanggaran tersebut. Ia menegaskan bahwa tindakan Wesley memenuhi kriteria untuk diganjar kartu kuning karena menghentikan serangan yang menjanjikan. “Jika wasit meniup peluit, itu kartu kuning karena merupakan aksi berbahaya, sebuah SPA. Ini bukan DOGSO (peluang gol yang jelas, red.). Dari lapangan, itu adalah keputusan yang dapat dibenarkan,” tambahnya lagi.

Transparansi Komunikasi Ruang VAR

Berdasarkan rekaman percakapan di ruang VAR yang melibatkan Fabbri dan Gariglio, terungkap bahwa pengecekan dilakukan secara teliti untuk membedakan antara keterlibatan Rensch atau Wesley dalam insiden tersebut. Setelah melihat berbagai sudut kamera, tim VAR memberikan konfirmasi mutlak kepada Davide Massa.

Dalam rekaman tersebut, petugas VAR menyatakan, “Pelanggaran itu jelas dilakukan oleh Wesley, kaki kanan yang terkena adalah milik Wesley, sudah pasti, dikonfirmasi.” Penegasan ini sekaligus menggugurkan spekulasi adanya kesalahan identitas pemain yang sempat diprotes oleh kubu Como.

Konteks transparansi melalui program seperti Open VAR ini sangat krusial bagi publik sepak bola. Hal ini tidak hanya memberikan edukasi mengenai aturan permainan (Laws of the Game), tetapi juga meminimalisir prasangka negatif terhadap integritas wasit dalam pertandingan-pertandingan krusial yang berdampak pada posisi klasemen tim-tim besar di liga.

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News AcehGround

Melvin

Melvin Kenzo adalah seorang jurnalis olahraga berbakat yang memiliki hasrat mendalam terhadap dunia sepak bola. Lulus dari Universitas Indonesia, Melvin membawa pengetahuan luas dan perspektif unik dalam liputannya tentang berbagai aspek olahraga. Dengan keahlian analitis yang tajam dan kemampuan bercerita yang menarik, ia telah menjadi suara terpercaya dalam komunitas sepak bola.

Topik

AS Roma Como 1907 Davide Massa Serie A Wesley

Berita Terkait

Lukas Podolski Resmi Pensiun di Usia 40 Tahun Usai Bawa Gornik Zabrze Juara Piala Polandia

Sabtu, 23 Mei 2026, 00:32

Tottenham Terancam Degradasi: Alan Hutton Kritik Kebijakan Transfer dan Ragukan Peluang Empat Besar

Sabtu, 23 Mei 2026, 00:19

Memphis Depay Berpacu dengan Waktu Jelang Pengumuman Skuad Timnas Belanda untuk Piala Dunia 2026

Sabtu, 23 Mei 2026, 00:00

Jerman Jaga Asa Perempat Final Kejuaraan Dunia Hoki Es 2026 Usai Tekuk Hungaria 6-2

Jumat, 22 Mei 2026, 23:45

Marcel Boekhoorn Siap Jor-joran Demi Pertahankan Dick Schreuder di NEC Nijmegen Musim Depan

Jumat, 22 Mei 2026, 23:38