Kenaikan Harga Bahan Pokok di Bandung Sambut Ramadan 2026
Sumber Foto: RRI.co.id
Ekonomi

Kenaikan Harga Bahan Pokok di Bandung Sambut Ramadan 2026

RRI.CO.ID, Jakarta - Sejumlah bahan pokok di Kota Bandung mengalami kenaikan harga saat memasuki bulan Ramadan. Demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKKP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar.

Dari dua belas komoditas yang dipantau, kenaikan paling signifikan terjadi pada cabai-cabaian. Termasuk cabai merah besar dan cabai rawit, baik merah maupun hijau.

"Cabai merah besar, cabai rawit cabai rawit merah kemudian daging ayam kemudian telur ayam. Cukup mengalami kenaikan signifikan, ada juga daging sapi dan beberapa jenis sayuran," katanya dalam wawancara bersama PRO3 RRI, Kamis, 19 Februari 2026.

Selain cabai, harga daging ayam, telur ayam, dan daging sapi juga mengalami peningkatan yang cukup terasa. Beberapa jenis sayuran dan bumbu dasar turut naik, mempengaruhi biaya kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

Menyoal kenaikan harga pangan selama bulan Ramadan, ia kemudian menyoroti sisi ekonomi dari fenomena tersebut. Ia menjelaskan, salah satu penyebabnya adalah demand shock, yakni lonjakan permintaan yang cukup masif di tengah masyarakat.

Sementara itu, ketersediaan produk pertanian cenderung tidak elastis, sehingga sulit menyesuaikan dengan lonjakan permintaan. Hal ini disebabkan beberapa faktor, termasuk masalah distribusi dan alur rantai pasok.

"Kalau hasil pertanian, khususnya pangan segar itu sangat tergantung dari produksi panen. Panen itu ada masanya," ucapnya.

Ia juga menyampaikan, pengelolaan stok dan cadangan masih perlu diperkuat. Ke depan, ketersediaan dan kecukupan komoditas akan dihitung lebih akurat, berdasarkan data minimal tiga tahun terakhir.

Namun demikian, terkait stok, ketersediaan pangan masih tergolong aman hingga saat ini. Secara keseluruhan, khususnya di Kota Bandung, pasokan komoditas tersedia cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sehari-hari.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Bandung Dicky Anugerah juga menyampaikan terkait kecukupan komoditas stok pangan. Ia menyampaikan bahwa seluruh komoditas strategis seperti beras, daging sapi, daging ayam, telur, dan minyak goreng dipastikan mencukupi.

"Jadi, untuk stok dari awal Ramadan sampai Idul Fitri dipastikan aman. Tidak ada kelangkaan maupun kekurangan, terlebih untuk 14 komoditas utama," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa kepastian tersebut diperoleh setelah pihaknya melakukan pemantauan intensif di sembilan pasar yang dikelola pemerintah daerah. Ia menambahkan meski stok terjamin, Pemkab Bandung tetap memperketat pengawasan rantai distribusi guna mengantisipasi lonjakan harga menjelang Ramadan.