Jawa Barat Catat Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Pulau Jawa
BANDUNG, KOMPAS.com - Pertumbuhan ekonomi Jawa Barat pada triwulan IV 2025 tercatat sebesar 5,85 persen secara tahunan (year on year).
Capaian ini melampaui rata-rata nasional serta menempatkan Jawa Barat sebagai salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Pulau Jawa.
Sebagai perbandingan, pertumbuhan ekonomi nasional berada di level 5,39 persen.
Adapun DKI Jakarta tumbuh 5,71 persen, Banten 5,64 persen, Jawa Tengah 5,84 persen, dan DI Yogyakarta 5,94 persen, dan Jawa Timur 5,85 persen.
Tanggapan Gubernur Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menilai capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama berbagai sektor ekonomi di daerahnya.
"Ini buah kerja bersama. Dari pelaku industri, UMKM, petani, hingga pekerja di lapangan. Pertumbuhan ini bukan angka di atas kertas, tapi cerminan aktivitas ekonomi masyarakat yang hidup," ujar Dedi Mulyadi dalam keterangan tertulis, Jumat (6/2/2026).
Posisi ini menempatkan Jabar dan Jatim menjadi provinsi dengan pertumbuhan ekonomi dua tertinggi di Pulau Jawa pada periode tersebut, berada di bawah DIY.
"Jabar dan Jatim hari ini menjadi motor pertumbuhan di Jawa. Ini menunjukkan daerah dengan basis industri kuat dan ekonomi rakyat yang bergerak bisa saling menguatkan," kata Dedi.
Industri hingga Pertanian Jadi Penopang
Menurut Dedi, struktur ekonomi Jawa Barat yang ditopang kawasan industri besar sekaligus aktivitas UMKM dan sektor pertanian menjadi faktor penting.
"Industri besar berjalan, UMKM hidup, pertanian bergerak. Kalau semua sektor tumbuh bersama, hasilnya akan terasa di angka pertumbuhan," tuturnya.
Ia menambahkan, pemerataan aktivitas ekonomi di daerah-daerah turut mendorong daya beli dan perputaran uang di masyarakat.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat, kata Dedi, akan menjaga momentum ini dengan memastikan kemudahan investasi, penguatan UMKM, serta perlindungan sektor pangan.
"Tugas kami memastikan iklim usaha tetap sehat, rakyat kecil tetap diberi ruang tumbuh, dan investasi tidak tersendat," ucapnya.
Dengan capaian ini, Jawa Barat menegaskan posisinya sebagai salah satu lokomotif ekonomi nasional, sekaligus penopang utama pertumbuhan di Pulau Jawa.




