Gowes Saktekane: Komunitas Sepeda Lansia Magelang yang Menginspirasi Kesehatan dan Kebersamaan
Komunitas Gowes Saktekane (GST) di Magelang berisi pesepeda lansia yang rutin gowes mingguan dan perjalanan jauh, menjaga kesehatan, semangat, dan kebersamaan.
TIMES Indonesia,
H
S
Hermanto, Hendarmono Al Sidarto, Sofyan Saqi Futaki
A-AA+
MAGELANG – Fenomena gowes atau bersepeda masih menjadi pemandangan rutin di wilayah Magelang dan sekitarnya. Hampir setiap Minggu pagi, jalan-jalan utama hingga jalur pedesaan dipenuhi para pesepeda dari berbagai usia. Salah satu komunitas yang tetap bertahan dan bahkan terus berkembang adalah Komunitas Gowes Saktekane (GST). Komunitas ini berdiri pada Desember 2021 dan hingga kini masih rutin menggelar kegiatan bersepeda bersama.
Bendahara GST, Didik (67), warga Pringsurat, Temanggung, menuturkan bahwa komunitas ini awalnya dibentuk oleh belasan orang yang memiliki kegemaran sama, yakni bersepeda. Seiring waktu, jumlah anggota terus bertambah hingga kini mencapai sekitar 50 orang.
“Rata-rata usia anggota di atas 55 tahun, bahkan ada yang sudah berumur lebih dari 80 tahun,” kata Didik.
Baca juga
5 Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari saat Sahur agar Tidak Cepat Haus
Meski sebagian besar anggotanya masuk kategori lanjut usia, semangat bersepeda tidak luntur. GST memiliki agenda rutin gowes setiap Rabu pagi. Selain itu, komunitas ini juga menjadwalkan gowes jarak jauh ke luar kota setiap dua bulan sekali.
Baca juga
Tidur Larut Malam Bisa Gagalkan Diet, Dokter Ungkap Penyebabnya
“Agenda dua bulanan itu sudah menjadi kegiatan wajib. Paling jauh kami pernah gowes sampai Pantai Dewaruci, Purworejo,” ujar Didik.
GST mengusung motto “Tidak Ada Orang yang Kuat, yang Ada Adalah Orang Terlatih”. Prinsip ini menjadi pegangan para anggotanya untuk tetap aktif berolahraga, menjaga kebugaran, sekaligus mempererat kebersamaan. Selain Rabu pagi, beberapa anggota juga rutin bersepeda pada Sabtu.
Salah satu anggota sepuh (tua) Andi (82) asal Bandongan, mengaku sangat menikmati kebersamaannya di GST. Menurutnya, bergabung dalam komunitas ini tidak hanya memberikan manfaat kesehatan, tetapi juga memperluas lingkar pertemanan.
“Di sini saya dapat banyak teman, seperti punya keluarga baru. Yang penting juga badan tetap sehat,” ujar Andi.
Pada Rabu (4/2/2026) pagi, GST kembali melaksanakan gowes rutin dengan rute Secang–Payaman–Kupatan–Windusari–Bandongan–Salamkanci–Pakelan–Kota Magelang. Kegiatan tersebut berakhir di Guntur Geni Fighting Club (GGSC), Jalan A. Yani, Kota Magelang.
Usai bersepeda, para anggota beristirahat sambil menikmati minuman dan makanan ringan sederhana. Suasana akrab dan obrolan santai menjadi penutup kegiatan, sebelum masing-masing anggota kembali ke rumah. Di tengah tren gowes yang terus berkembang, keberadaan GST menjadi contoh bahwa usia bukanlah batas untuk tetap aktif dan sehat. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
gowes magelang komunitas sepeda lansia aktif olahraga sehat hobi sehat guntur geni
PenulisHermantoSarjana Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Tidar (lulus 1995). Bergabung di TIMES Indonesia, Agustus, 2023. Meliput, peristiwa lokal/ daerah, kuliner daerah dan evergreen.




