Erick Thohir Bantah Tuduhan Terlibat Sanksi FIFA untuk Malaysia
Erick Thohir membantah tudingan media Malaysia menjadi biang keladi sanksi FIFA soal naturalisasi.
Perbesar
Liputan6.com, Jakarta - Erick Thohir dengan tegas membantah tudingan miring dari media Malaysia sebagai dalang laporan ke FIFA sehingga membuat Harimau Malaya mendapat sanksi soal penggunana pemain naturalisasi ilegal.
Pada bulan Februari ini, media Malaysia MYNewsHub membuat sensasi dengan memuat tulisan berjudul 'Erick Thohir Dalang Utama Yang Membuat Aduan kepada FIFA'.
Pemberitaan ini terkait sanksi berat FIFA kepada Malaysia soal tujuh pemain naturalisasi yang dianggap menyalahi peraturan.
Tuduhan ini disangkal Erick Thohir. Menurut Erick tidak masuk akal dirinya merecoki sesama negara Asia Tenggara. Padahal Erick Thohir sangat senang bila sesama negara Asia Tenggara bisa berprestasi dunia.
"Tentu saja tidak benar," kata Erick Thohir di Kantor Kemenpora RI, Jakarta, Jumat (20/2/2026).
"Saya rasa buat apa kita mengintervensi kemajuan negara lain, sedangkan kita saling membutuhkan. Kita bersaing antar-negara Asia Tenggara ataupun tingkatan kita ke negara-negara Asia. Jadi mohon maaf saya kelasnya enggak di situ," tegas Erick Thohir.
Erick Thohir Dukung Tim Asia Tenggara Berbenah
Erick Thohir menambahkan dirinya malah sangat senang dan mendukung negara-negara Asia Tenggara meningkatkan kualitas sepak bolanya agar bisa naik kelas.
"Justru kita mendorong bagaimana persaingan itu terus ditingkatkan di negara-negara yang tentu di Asia Tenggara dan Asia," kata Erick.
"Makanya kita sembari meningkatkan kualitas kita, karena kalau sepak bola kita tidak meningkat, ya tentu kita akan terus kalah dari Eropa dan Amerika Latin," sambung eks Menteri BUMN itu.
Kasus Naturalisasi Malaysia
Seperti diketahui Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) sedang tersangkut skandal besar terkait penggunaan tujuh pemain naturalisasi yang diduga menggunakan dokumen palsu untuk membuktikan keturunan, memicu sanksi denda sekitar 350 ribu hingga 438 ribu franc Swiss, atau setara Rp6,3–7,3 miliar, dari FIFA dan larangan bermain 12 bulan bagi para pemain. Kasus ini membuat FAM mengajukan banding ke CAS.
Kasus naturalisasi itu terjadi setelah FAM melakukan naturalisasi terhadap tujuh pemain. Mereka adalah Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Hector Hevel.
Belakangan mereka diketahui tidak memiliki garis keturunan Malaysia. Dokuman kewarganegaraan mereka pun diketahui telah dipaksukan.
Lanjut Baca:
Klasemen Liga Inggris 2025/2026: Arsenal Terancam, Manchester United Juga Didekati Rival
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
Erick Thohir
Indonesia
Malaysia
PSSI
Berita Bola




