Edukasi Trading: Pentingnya Memahami Risiko Sebelum Terjun
Sumber Foto: RRI.co.id
Lifestyle

Edukasi Trading: Pentingnya Memahami Risiko Sebelum Terjun

Sentris Media - RRI.CO.ID, Palu – Edukasi trading dikemas santai dalam program Ngobrol Bareng Komunitas (Ngobras) Pro 1 RRI Palu bersama dua trader, Alank Kun dan Kim. Melalui dialog ringan, keduanya mengajak masyarakat, khususnya pemula, untuk lebih memahami dunia trading sebelum terjun langsung ke market.

Alank menceritakan perjalanannya mengenal trading sejak masa kuliah. Ia mengaku awalnya tertarik karena melihat peluang keuntungan, namun minimnya pengetahuan membuatnya sempat mengalami kerugian berulang kali sebelum akhirnya belajar lebih serius.

“Dulu saya hanya ikut-ikutan tanpa dasar. Setelah rugi berkali-kali, baru sadar pentingnya belajar dan punya mentor,” ujar Alank di acara Ngobras.

Dari pengalaman tersebut, ia menilai bahwa trading bukan sekadar aktivitas jual beli, tetapi membutuhkan ilmu, strategi, dan disiplin. Menurutnya, pemula sebaiknya tidak terburu-buru menggunakan uang riil tanpa memahami dasar-dasar trading.

Ia menyarankan calon trader untuk mulai dari belajar konsep dasar, mengikuti kelas edukasi, hingga berlatih menggunakan akun demo. Langkah ini dinilai penting agar pemula dapat memahami pergerakan market tanpa harus menanggung risiko besar di awal.

Sementara itu, Kim yang mulai trading sejak 2018 menyoroti fenomena FOMO atau takut ketinggalan tren yang sering dialami pemula. Banyak orang masuk trading karena ikut-ikutan tanpa perencanaan yang matang.

“Trading itu bukan jalan instan jadi kaya. Kalau belum siap dengan risikonya, sebaiknya belajar dulu pelan-pelan,” tambah Kim.

Selain itu, keduanya juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan tetap. Mereka menilai edukasi menjadi benteng utama agar masyarakat tidak mudah terjebak investasi bodong.

Melalui komunitas yang mereka bangun, Alank Kun dan Kim berharap semakin banyak pemula yang belajar trading dengan cara yang benar, terarah, dan bertanggung jawab, sehingga literasi keuangan masyarakat dapat meningkat secara bertahap.