Bulog Siapkan Penyaluran Bantuan Sosial Bersamaan Menjelang Ramadan
Sentris Media - SAMPIT – Perum Bulog Kantor Cabang Kotawaringin Timur (Kotim) memastikan kesiapan penyaluran dua program bantuan sosial yang akan berjalan bersamaan selama Ramadan 1447 H/2026 M, yakni bantuan Presiden (Banpres) dan Bantuan Sosial Huma Betang dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).
Seluruh komoditas, termasuk beras premium untuk program daerah, telah dipersiapkan sembari menunggu jadwal resmi penyaluran.
Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Kotim, Muhammad Azwar Fuad menyebut meningkatnya penugasan kepada Bulog pada momen Ramadan menjadi bentuk kepercayaan pemerintah.
“Di momen Ramadan banyak penugasan kepada Bulog baik dari pusat maupun pemprov untuk penyaluran bantuan. Saya rasa itu bentuk kepercayaan pemerintah kepada Bulog,” ujarnya, Kamis 26 Februari 2026.
Untuk Banpres, paket bantuan yang disalurkan berupa beras medium 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter untuk alokasi dua bulan. Saat ini surat penugasan yang diterima baru mencakup periode Februari–Maret 2026.
“Banpres ini surat penugasannya baru keluar untuk dua bulan alokasi yaitu Februari dan Maret. Kita tidak tahu nanti ada lagi atau tidak. Memang tidak tiap bulan ada. Untuk 2025 lalu ada empat kali penyaluran, kalau 2026 ini belum tahu masih,” jelasnya.
Sementara itu, program Huma Betang dari gubernur menyiapkan paket pangan dengan kualitas premium, yakni beras premium 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, gula pasir 1 kilogram serta uang tunai Rp250.000 per penerima. Seluruh komoditas pangan dalam program tersebut dipasok oleh Bulog.
“Sedangkan Huma Betang bantuan gubernur beras premium 5 kg. Untuk bantuan Huma Betang kami masih menunggu perintah dari gubernur kapan salurnya, karena saat ini masih tahap sosialisasi,” ungkapnya.
Ia menambahkan, apabila anggaran memungkinkan, program Huma Betang direncanakan dapat disalurkan hingga empat kali dalam setahun. Skema penerima juga dibedakan agar tidak terjadi tumpang tindih bantuan pangan.
“Bagi penerima Banpres nantinya tidak lagi mendapatkan bantuan Huma Betang khusus untuk pangannya, tapi uang tunai Rp250.000 tetap dapat. Tapi bagi yang belum dapat Banpres, maka penyaluran bantuan Huma Betangnya tetap utuh yaitu pangan dan uang tunai,” tegasnya.
Saat ini, penyaluran kedua bantuan tersebut masih menunggu arahan waktu distribusi resmi. Bulog juga masih menunggu distribusi minyak goreng dari distributor ke gudang sebelum seluruh paket dapat disalurkan secara serentak.
Dengan dua program yang berjalan paralel, Bulog Kotim memastikan kesiapan logistik agar bantuan pemerintah dapat diterima masyarakat tepat waktu menjelang Hari Raya Idulfitri.




