BPBD Cianjur Siagakan Relawan Antisipasi Cuaca Ekstrem
Sumber Foto: ANTARA News Jawa Barat
Sosial

BPBD Cianjur Siagakan Relawan Antisipasi Cuaca Ekstrem

Sentris Media - Cianjur (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat menyiagakan petugas dan relawan di sejumlah kecamatan guna melakukan berbagai langkah seiring cuaca ekstrem yang masih melanda terutama saat petang hingga dini hari.

Sekretaris BPBD Asep Sudrajat di Cianjur, Jumat, mengatakan sejak dua hari terakhir hujan deras kerap terjadi pada petang hingga dini hari, sehingga warga di seluruh wilayah diminta siaga dan waspada segera mengungsi ketika melihat tanda alam akan terjadi bencana.

Terutama bagi warga di wilayah selatan yang rawan bencana longsor dan pergerakan tanah seperti di Kecamatan Sukanagara, Campaka, Campakamulya, Tanggeung, Kadupandak dan sejumlah wilayah lainnya di utara yang rawan terjadi bencana alam longsor dan banjir.

"Kami siagakan seluruh petugas dan 360 Relawan Tangguh Bencana (Retana) di seluruh wilayah utara hingga selatan selama status darurat bencana yang berlaku sampai bulan April 2026," katanya.

Masing-masing petugas dan relawan rutin melaporkan situasi di masing-masing wilayah serta kerawanan bencana selama cuaca ekstrem yang masih melanda termasuk di wilayah pantai selatan Cianjur di mana masih terjadi gelombang tinggi.

Hingga dua hari terakhir pihaknya belum mendapat laporan terkait bencana alam yang melanda Cianjur, namun hal tersebut tetap harus menjadi kewaspadaan bagi masyarakat terutama yang tinggal di wilayah perbukitan dan sepadan sungai rawan bencana.

"Kami berharap tidak ada bencana alam yang melanda Cianjur, namun kewaspadaan tetap harus ditingkatkan, segera mengungsi ketika melihat tanda alam akan terjadi bencana terutama saat hujan turun malam dengan intensitas tinggi," katanya.

Sedangkan selama satu pekan terakhir, tambah dia, pihaknya mencatat sejumlah bencana alam longsor melanda tiga kecamatan di Cianjur, tidak ada korban jiwa namun dua hektar sawah tertimbun longsor dan dua rumah warga terancam di Kecamatan Campakamulya.

Penanganan bencana di tiga kecamatan, Cikalongkulon, Campakamulya, dan Warungkondang yang sempat memutus akses jalan penghubung antardesa dan kecamatan sudah tuntas dilakukan dan dapat dilalui normal setelah alat berat diturunkan ke lokasi.