BNN NTT Latih 40 Relawan Antinarkoba untuk Ciptakan Lingkungan Bersih
Sumber Foto: Merdeka.com
Sosial

BNN NTT Latih 40 Relawan Antinarkoba untuk Ciptakan Lingkungan Bersih

Sentris Media - BNN NTT memperkuat kapasitas 40 relawan antinarkoba dari Kabupaten TTS dan TTU melalui pelatihan komprehensif, bertujuan meningkatkan peran aktif pemuda dalam pencegahan narkoba dan mewujudkan lingkungan bersih narkoba.

12:01:21

Kupang, NTT – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengambil langkah proaktif dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda. Sebanyak 40 pemuda dari Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dan Timor Tengah Utara (TTU) mengikuti penguatan kapasitas pada Sabtu, 28 Februari 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan peran aktif mereka sebagai relawan antinarkoba di lingkungan masing-masing.

Pelatihan ini diselenggarakan di Kota Soe, TTS, sebagai bagian dari kolaborasi dengan Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi NTT. Inisiatif ini fokus pada peningkatan keterampilan serta pembentukan kader pemuda. Tujuannya agar mereka mampu menjaga lingkungan tetap aman dan bersih dari narkoba (Bersinar).

Koordinator Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNP NTT, Lia Novika Ulya, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Youth Campaign. Kampanye tersebut mengusung tema “Pemuda Peduli Sosial NTT yang lebih baik”. Peserta yang terlibat berusia 16-30 tahun, menunjukkan fokus pada segmen usia rentan.

Pembekalan Wawasan Bahaya Narkoba bagi Relawan Antinarkoba

Dalam sesi awal pelatihan, Lia Novika Ulya membekali para peserta dengan informasi mendalam mengenai ruang lingkup bahaya narkoba. Materi yang disampaikan mencakup dampak negatif penyalahgunaan narkoba. Hal ini penting mengingat fenomena penyalahgunaan narkoba yang marak menyasar generasi muda.

Peningkatan wawasan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) menjadi fokus utama. Khususnya terkait dampak penyalahgunaan narkoba. Tujuannya menumbuhkan kesadaran peserta terhadap ancaman nyata penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar.

Kesadaran ini diharapkan dapat menjadi benteng awal bagi para pemuda. Mereka diharapkan mampu mengenali dan menghindari praktik penyalahgunaan narkoba. Dengan pemahaman yang kuat, mereka dapat menjadi agen perubahan yang efektif.

ADVERTISEMENT

Pengembangan Keterampilan Asertif dan Regulasi Diri

Sesi kedua pelatihan berfokus pada pengembangan keterampilan (softskill) anti narkoba yang krusial. Peserta dilatih untuk mampu bersikap tegas atau asertif. Sikap ini sangat penting dalam menghadapi bujukan penyalahgunaan narkoba dari lingkungan sekitar.

Selain itu, peserta juga dilatih untuk meregulasi diri secara efektif. Kemampuan ini mencakup pengelolaan respons emosi saat menghadapi ancaman narkoba. Tujuannya agar mereka memiliki ketahanan diri yang baik.

Dengan ketahanan diri yang kuat, para relawan antinarkoba ini diharapkan mampu memilih lingkungan pergaulan yang positif. Pemilihan lingkungan yang tepat sangat vital untuk mencapai cita-cita mereka. Ini juga menjadi bekal penting dalam kehidupan sehari-hari.

ADVERTISEMENT

Inovasi Media Informasi dan Edukasi Anti Narkoba

Aspek penting lainnya dari pelatihan ini adalah kemampuan peserta dalam membuat media informasi dan edukasi (IE). Media IE yang dilatih berbentuk audio-visual. Inovasi ini diharapkan dapat menarik perhatian khalayak luas.

Media audio-visual ini akan digunakan untuk pelaksanaan rencana kampanye anti narkoba di lingkungan masing-masing peserta. Ini merupakan upaya diseminasi informasi P4GN yang lebih modern. Pemanfaatan media sosial menjadi salah satu saluran utama.

Lia Novika Ulya berharap melalui kegiatan ini, para peserta dapat menjadi pemuda penggerak di kabupatennya. Mereka diharapkan memiliki daya tangkal yang kuat terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Mereka juga diharapkan mampu menjadi agen perubahan positif di lingkungannya.

Dampak positif dari pelatihan ini diharapkan meluas ke masyarakat. Lingkungan akan tetap aman dan Bersinar. Ini merupakan investasi jangka panjang untuk masa depan generasi muda NTT.

Sumber: AntaraNews

ADVERTISEMENT