Akses Jalan Menuju Komunitas Adat Sikundo Putus Total Akibat Banjir
Akses jalan menuju kawasan KAT Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat, Kamis (19/2/2026) terendam luapan sungai setinggi satu meter. (Dok. Warga/Lingkar.news)
802
VIEWS
Whatsapp Facebook Twitter
MEULABOH, Longkar.ne ws – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat memastikan akses jalan menuju Komunitas Adat Terpencil (KAT) Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen, putus total.
Akses terputus setelah ruas jalan yang dibangun pemerintah daerah bersama TNI rusak akibat banjir dari luapan sungai.
“Terdapat dua titik tanggul yang rusak atau jebol akibat banjir pada ruas Jalan Jambak – Sikundo,” ujar Plt Kepala Pelaksana BPBD Aceh Barat, Teuku Ronald, Jumat (20/2/2026).
Dua Titik Tanggul Rusak
Titik pertama tanggul yang jebol berada di depan Kantor Kepala Desa (Keuchik) Jambak. Meskipun tanggul rusak, kondisi badan jalan di lokasi ini masih aman dilintasi masyarakat.
ADVERTISEMENT
Sementara di titik kedua, tanggul yang rusak juga mengikis badan jalan hingga putus total, sehingga akses tidak bisa dilalui.
Perbaikan Tunggu Surutnya Air
Teuku Ronald mengatakan perbaikan tanggul dan badan jalan harus menunggu kondisi air surut, karena saat ini air di lokasi kejadian belum sepenuhnya surut.
BPBD Aceh Barat menyarankan masyarakat memanfaatkan jalan elak/alternatif melalui jalur gunung yang bisa dilalui sepeda motor dan pejalan kaki.
“Perbaikan kerusakan ini bisa selesai satu hari jika menggunakan alat berat jenis ekskavator,” tambahnya.
Jurnalis: Ant
Editor: Basuki
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari LINGKAR.NEWS
Tags: Aceh Barat Banjir Aceh komunitas adat terpencil Tanggul Jebol
ADVERTISEMENT
Previous Post
Jaga Populasi OAP, Pemprov Papua Tengah Hadirkan Program Bayi Tabung Gratis
Next Post
Kejati Bengkulu Periksa 50 Saksi Kasus Korupsi Tambang, Termasuk WNA Australia
Kategori Terkait
KPK Panggil 2 Pejabat Setda Kabupaten Pekalongan Terkait Kasus Fadia Arafiq
by Basuki
17 April 2026
KPK panggil dua pejabat Setda Kabupaten Pekalongan sebagai saksi kasus dugaan korupsi jasa outsourcing yang menjerat Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Read moreDetails
Pihak Andrie Yunus Tolak Hadiri Sidang Perdana Kasus Air Keras di Pengadilan Militer
17 April 2026
Kejati Jatim Sita Rp2,36 Miliar dalam Kasus Pungli Izin Tambang Dinas ESDM
17 April 2026
KPK Identifikasi 8 Potensi Korupsi dalam Program MBG
17 April 2026
Kejati Tetapkan Kepala Dinas ESDM Jatim Tersangka Kasus Pungli Izin Tambang
17 April 2026




