AFC Sanksi PSSI Rp25 Juta Usai Pelanggaran Laga Uji Coba
Sentris Media - Banjarbaruklik – Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) resmi menjatuhkan sanksi kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) terkait pelanggaran administratif dalam penyelenggaraan pertandingan internasional.
Keputusan tersebut diambil setelah Komite Etik dan Disiplin AFC menggelar sidang pada Rabu (25/2). Dalam hasil sidang, federasi sepak bola Indonesia dinyatakan melakukan pelanggaran regulasi dan dikenai satu poin sanksi yang bersifat mengikat yang dilansir dari suara.com.
Terkait Laga Indonesia U-23 vs Mali
Pelanggaran bermula dari pertandingan uji coba antara Timnas Indonesia U-23 melawan tim nasional Mali. Dalam keterangan resminya, AFC menyebut PSSI tidak memenuhi ketentuan pelaporan sebagaimana diatur dalam Regulasi Pertandingan Internasional.
Fokus pelanggaran mengacu pada Pasal 11 yang mengatur prosedur pertandingan internasional level dua, khususnya kewajiban melaporkan jadwal laga lintas konfederasi secara tepat waktu kepada AFC.
Keterlambatan penyampaian laporan tersebut dinilai sebagai bentuk kelalaian administratif. Terlebih, laga yang mempertemukan wakil Asia dan Afrika itu seharusnya sudah dilaporkan sesuai tenggat yang telah ditetapkan.
AFC juga mencatat bahwa ini bukan pelanggaran pertama. Secara akumulatif, kasus ini menjadi pelanggaran ketujuh yang tercatat atas nama federasi Indonesia dalam catatan disiplin.
Denda US$1.500 dan Tenggat 30 Hari
Sebagai konsekuensi, AFC menjatuhkan sanksi finansial sebesar US$1.500 atau sekitar Rp25 juta. Denda tersebut wajib dibayarkan dalam waktu maksimal 30 hari kalender sejak surat keputusan diterbitkan.
Dengan nominal yang relatif kecil, kecil kemungkinan PSSI akan mengajukan banding atas putusan tersebut. Namun hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak federasi mengenai langkah lanjutan.
CNN Indonesia telah menghubungi Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, untuk meminta klarifikasi. Namun sampai berita ini diturunkan, belum ada tanggapan yang diberikan.
Negara Lain Juga Kena Sanksi
Indonesia bukan satu-satunya pihak yang menerima sanksi dalam sidang disiplin kali ini. Sejumlah negara lain seperti Vietnam, Uzbekistan, serta Irak juga tercatat mendapat hukuman dengan jenis pelanggaran yang berbeda-beda.
Kasus ini menjadi pengingat penting bagi seluruh anggota AFC agar lebih cermat dalam memenuhi regulasi administratif, terutama terkait pertandingan lintas konfederasi. Jika pelanggaran serupa terus berulang, bukan tidak mungkin sanksi yang dijatuhkan di masa mendatang akan lebih berat dari sekadar denda finansial.
Kepatuhan terhadap aturan internasional dinilai sebagai fondasi utama dalam membangun tata kelola sepak bola yang profesional dan kredibel di tingkat global.




