Sentris Media - Reserve Bank of Australia (RBA) mempertahankan kebijakan moneternya dengan nada hawkish, menegaskan bahwa inflasi masih terlalu tinggi dan langkah lebih lanjut dapat diambil jika tekanan harga tidak melunak.
Francesco Pesole dari ING mencatat bahwa RBA siap mengakhiri siklus kenaikan suku bunga jika inflasi tidak mencapai target. Pernyataan ini mencerminkan kesiapan bank sentral untuk bertindak lebih lanjut dalam menghadapi tantangan inflasi yang tinggi.
Meski sinyal hawkish tersebut disampaikan, RBA menunjukkan kehati-hatian terkait pertumbuhan ekonomi Australia. Fokus utama investor beralih pada perlambatan pertumbuhan, bukan hanya komentar kebijakan. Pasar menilai bahwa komunikasi hawkish perlu dukungan dari data pertumbuhan yang lebih kuat agar dapat mempertahankan nilai AUD.
Akibat kekhawatiran mengenai pertumbuhan, swap rate jangka pendek mengalami penurunan dan AUD melemah. Pelaku pasar beranggapan bahwa sinyal hawkish dari RBA tidak cukup untuk mendukung AUD jika prospek ekonomi memburuk. Dengan demikian, trader forex diharapkan lebih berhati-hati dalam mengambil posisi AUDUSD, mengingat pergerakan harga yang responsif terhadap rilis data ekonomi dan komentar dari bank sentral di masa mendatang.