Promosi Pertamina oleh Anak Deddy Corbuzier di Tengah Kasus Korupsi Mendapatkan Reaksi Negatif di Media Sosial
Nada Tengah

Promosi Pertamina oleh Anak Deddy Corbuzier di Tengah Kasus Korupsi Mendapatkan Reaksi Negatif di Media Sosial

Pontianak Post melaporkan bahwa di tengah maraknya kasus dugaan korupsi yang melibatkan sejumlah pejabat di anak usaha PT Pertamina (Persero) dan menyebabkan kerugian negara mencapai Rp193,7 triliun, dua anak dari Deddy Corbuzier, yaitu Azka Corbuzier dan Nada Tarina Putri, melakukan promosi untuk Pertamina.

Dalam sebuah video yang diunggah di akun Instagram Nada Tarina Putri, kedua anak tersebut tampil mengenakan seragam pegawai Pertamina dan mempromosikan layanan jalur cepat tanpa antre. Dalam video itu, Azka menyatakan bahwa ia telah bekerja di Pertamina selama tiga hari, sementara Nada mengaku telah bekerja selama dua minggu, sehingga merasa sudah mengetahui hampir semua informasi terkait pom bensin Pertamina.

Dalam keterangan video, Nada menyebutkan, "Kak Azka pake tes Nada segala, ya jelas sudah tahu semuanya lah. Macam-macam bahan bakar berkualitas, cara service customer, semua fasilitas di SPBU Pertamina dan promo-promo menarik dari MyPertamina." Namun, unggahan tersebut mendapat banyak komentar negatif dari pengguna media sosial.

Di tengah ketidakpuasan publik terhadap Pertamina, banyak netizen mengekspresikan kemarahan mereka terhadap video promosi itu. Salah satu komentar menyatakan, "Get a real job, kids... Jangan jadi buzzer aja," sementara yang lain menambahkan, "1 keluarga ngemis makan ke negara. Anak sama bapak jadi buzzer." Beberapa netizen bahkan menyebut Azka dan Nada sebagai brand ambassador Pertamina, dengan komentar, "Kasihan mereka berdua, baru jadi BA, eh Pertamina kena masalah."

Reaksi negatif ini muncul di tengah kemarahan publik terhadap Pertamina, terutama setelah terungkap bahwa oknum di perusahaan tersebut diduga melakukan pengoplosan Pertalite menjadi Pertamax. Tuntutan agar Pertamina bertanggung jawab atas kerugian yang dialami masyarakat semakin menguat setelah berita tersebut mencuat.

Meskipun Pertamina telah menyatakan bahwa tidak ada bensin Pertalite yang diubah menjadi Pertamax yang beredar di masyarakat, banyak orang tetap skeptis terhadap klaim tersebut, melihat rekam jejak perusahaan yang bermasalah.

You can share this post!