Presiden Prabowo Diskusikan Dampak Perang Iran terhadap Ekonomi Global
Nasional

Presiden Prabowo Diskusikan Dampak Perang Iran terhadap Ekonomi Global

Sentris Media - 15:23 WIB

Editor: admin

Ekonomi Bisnis

Rupiah Melemah pada Jumat Pagi Jadi Rp17.845 per Dolar AS

IEA: Krisis Hormuz akan Ubah Peta Energi Dunia

Rupiah Kamis Pagi Melemah Jadi Rp17.856 per Dolar AS

ESDM: Harga Pertamax Berpotensi Turun Jika Harga Minyak Dunia Melemah

Menkeu Purbaya Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dengan China

Korupsi

Sony Sonjaya Bungkam Usai Diperiksa Kejagung 9 Jam

Sidang Perdana Korupsi eks Ketua Ombudsman Digelar Pekan Depan

Fuad Hasan “Maktour” Penuhi Penjadwalan Ulang Pemeriksaan KPK

Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung sebagai Tersangka Korupsi MBG

Periksa Staf Yaqut, KPK Dalami Dugaan Uang untuk Pansus DPR

Budaya

Menjaga Nyala Reog di Panggung zaman

Jakarta Fair 2026 Digelar Selama 32 Hari, Mulai 11 Juni

Pembuat Film Lokal Berharap Balinale Pintu Menuju Oscar

Ribuan Umat Buddha Antusias Ikuti Pawai Hari Raya Waisak di Labuhanbatu

Pecel Jatim Tembus Tujuh Besar Salad Terbaik Dunia

Dengarkan dgn suara Siap

32.9K pembaca

JAKARTA (kabarpublik) – Presiden Prabowo Subianto menggelar silaturahmi dan diskusi bersama sejumlah tokoh nasional di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/3/2026) malam, sekaligus jadi forum dialog strategis membahas perkembangan geopolitik global, khususnya eskalasi konflik di Timur Tengah. Mantan Menteri Luar Negeri, Hassan Wirajuda, mengungkapkan, Presiden Prabowo memberikan pemaparan komprehensif mengenai situasi internasional terkini. Ia juga menambahkan bahwa diskusi turut menyoroti melemahnya efektivitas tatanan global.“Presiden memberikan update, briefing tentang berbagai perkembangan terbaru yang terjadi di dunia, khususnya berkaitan dengan yang selama ini sudah menjadi perhatian banyak di antara kita yaitu mengenai yang paling mutakhir tentunya perkembangan perang atau serangan Amerika dan Israel terhadap Iran. Didiskusikan implikasinya apa terhadap kita, terhadap dunia,” ujar Hassan dalam keterangannya kepada awak media.Menurut Hassan, dalam forum tersebut Presiden Prabowo juga menggambarkan tantangan yang dihadapi Indonesia di tengah pusaran konflik global. Hassan menambahkan bahwa pembahasan tidak hanya mencakup aspek keamanan dan perdamaian dunia, tetapi juga potensi dampak ekonomi yang luas.“Didiskusikan tentang implikasinya ini terhadap keseluruhan masalah keamanan dan perdamaian dunia, tapi juga potensi efek dari perang ini terhadap ekonomi dunia khususnya yang menyangkut supply, oil, minyak, dan gas. Kita berhitung semua efeknya terhadap kita dari sisi itu saja, tapi juga dari sisi kalkulasi berapa lama perang ini akan berlangsung,” ungkap Hassan.Hassan turut mengutip dinamika terbaru mengenai potensi eskalasi konflik. Presiden Prabowo, lanjut Hassan, menilai penting untuk membuka ruang komunikasi dan pertukaran gagasan dengan para tokoh nasional. “Presiden menganggap penting untuk mengkomunikasikan permasalahan-permasalahan yang dihadapi pemerintah, dihadapi Presiden kepada kita yang diminta datang pada malam hari ini. Presiden sangat terbuka dalam menanggapi usul-usul pemikiran dari para peserta,” kata Hassan.Terkait sikap Indonesia, Hassan menegaskan bahwa konflik tersebut merupakan tindakan sepihak yang tidak memiliki mandat internasional. Sementara terkait Board of Peace (BoP), Hassan mengatakan pembahasan tetap dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan terbaru. “Kita bahas, tapi juga dalam konteks perkembangan mutakhir apakah dengan perang yang berkecamuk di Iran ini akan melemahkan, kemungkinan melemahkan posisi dan mandat BoP kita akan berhitung lagi dari sisi itu,” ucapnya.Turut hadir dalam silaturahmi dan diskusi tersebut adalah Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Wakil Presiden ke-13 RI Ma’ruf Amin, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, serta Wakil Presiden ke-11 RI Boediono. Turut hadir pula para mantan Menteri Luar Negeri, ketua umum partai koalisi, Ketua Umum Kadin Anindya Bakrie, Ketua Umum Apindo Shinta Widjaja Kamdani, Ketua Umum BPP HIPMI Akbar Himawan Buchari, serta sejumlah menteri Kabinet Merah Putih.

Ikuti Kami Pada

Navigasi pos

Pos sebelumnya Presiden Tegaskan Siap Hadapi Eskalasi Global dan Peran Mediasi

Pos berikutnya Presiden Bangun Ruang Diskusi Nasional, Antisipasi Dampak Geopolitik Dunia

Jangan Lewatkan

Protes Serangan Israel di Lebanon, Iran Tunda Perundingan Teknis dengan AS

Refly Harun Protes Penangkapan Roy Suryo-Dokter Tifa

Kalahkan Korea Selatan 1-0, Meksiko Perkuat Posisi di Puncak Grup A

Rupiah Melemah pada Jumat Pagi Jadi Rp17.845 per Dolar AS

IHSG Jumat ini Dibuka Melemah 10,88 Poin ke Posisi 6.161,46

You can share this post!