Sentris Media - KOMPAS.com – Danantara Indonesia menandai satu tahun perjalanannya dengan menggelar refleksi kelembagaan di Wisma Danantara, Jakarta, Selasa (11/3/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Presiden Prabowo Subianto, jajaran menteri Kabinet, serta pimpinan dan seluruh insan Danantara.
Dalam arahannya, Prabowo menekankan pentingnya menjaga integritas, disiplin tata kelola, serta orientasi jangka panjang dalam pengelolaan aset negara guna memperkuat fondasi pembangunan ekonomi nasional.
Ia menyampaikan bahwa Danantara dibentuk untuk memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara profesional dan berorientasi pada kepentingan jangka panjang bangsa, sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
“Kita bersyukur Indonesia kini memiliki lembaga pengelola investasi negara yang dapat disejajarkan dengan sovereign wealth fund global. Namun capaian ini baru awal. Ke depan, tata kelola dan kinerja harus terus diperkuat agar manfaatnya semakin besar bagi rakyat,” ujar Prabowo dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Rabu (18/3/2026).
Mengusung tema “Satu Danantara”, peringatan satu tahun ini mencerminkan semangat BUMN untuk bergerak bersama dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional dan menciptakan dampak bagi generasi mendatang.
CEO Danantara Rosan Roeslani menjelaskan bahwa tahun pertama difokuskan pada pembangunan fondasi kelembagaan dan tata kelola yang kuat.
“Pengelolaan aset negara pada akhirnya harus memberikan dampak nyata bagi masa depan bangsa. Karena itu, komitmen terhadap pembangunan generasi masa depan menjadi bagian penting dari perjalanan Danantara,” ujarnya.
Komitmen tersebut tidak hanya tercermin dalam penguatan tata kelola, tetapi juga melalui berbagai inisiatif yang memberi manfaat langsung kepada masyarakat, termasuk generasi muda.
Sebagai simbol dukungan terhadap masa depan anak bangsa, dalam kesempatan itu dilakukan penyerahan simbolis 88.000 paket perlengkapan sekolah bagi anak-anak di seluruh Indonesia. Program ini dilaksanakan secara serentak oleh BUMN di berbagai daerah untuk mendukung akses pendidikan dan persiapan Generasi Emas Indonesia.
Peran Bank Mandiri
Direktur Utama Bank Mandiri Riduan mengatakan bahwa pihaknya turut berpartisipasi dengan menyalurkan 6.000 paket perlengkapan sekolah di sejumlah daerah.
Menurutnya, dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Bank Mandiri dalam memperkuat fondasi pendidikan generasi muda sekaligus memastikan anak-anak memiliki sarana belajar yang memadai.
“Ini juga menegaskan peran perseroan sebagai bagian dari Danantara dalam menghadirkan kontribusi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat,” ucap Riduan.
Perkuat fondasi dan investasi strategis
Melalui momentum satu tahun ini, Danantara menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas pengelolaan aset negara, serta mendorong investasi strategis yang memberikan dampak ekonomi dan sosial jangka panjang.
“Satu tahun pertama adalah fase membangun fondasi. Ke depan, fokus kami memastikan fondasi tersebut diterjemahkan menjadi kinerja nyata melalui tata kelola yang kuat dan investasi strategis,” kata Rosan.
Danantara Indonesia atau Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara merupakan lembaga pengelola investasi strategis yang dibentuk melalui Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 2025.
Sebagai lembaga independen di bawah Presiden, Danantara memiliki mandat untuk mengelola dan mengoptimalkan investasi pemerintah serta aset BUMN guna mendukung misi pembangunan nasional, termasuk percepatan industrialisasi dan pertumbuhan ekonomi.
Dengan pendekatan profesional, transparan, dan akuntabel, Danantara bertujuan memperkuat tata kelola aset negara, menciptakan nilai tambah bagi perekonomian, serta meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.