Pertandingan U23 China vs Thailand: Performa Terbatas di Turnamen Persahabatan
Sentris Media - Sebagai persiapan untuk Asian Games akhir tahun ini, tim U23 Thailand menerima undangan untuk berpartisipasi dalam turnamen empat tim di Tiongkok. Dalam pertandingan pembuka mereka, tim U23 Thailand akan menghadapi negara tuan rumah, pertandingan ulang dari pertemuan mereka di final Kejuaraan AFC U23 Januari lalu.
Pertandingan itu mengecewakan para penggemar kedua tim. Tim U23 Tiongkok hampir tidak menyerang, dan bahkan ketika memiliki peluang, mereka tidak tahu bagaimana memanfaatkannya. Selama pertandingan, tim U23 Thailand beberapa kali melakukan kesalahan di depan gawang, tetapi para penyerang U23 Tiongkok tampaknya tidak mampu memanfaatkannya.
Sementara itu, tim U23 Thailand memainkan gaya yang sangat lugas. Mereka sebagian besar menyerang berdasarkan beberapa pemain individu yang menonjol, terutama Sanron. Pendekatan ini tidak menimbulkan banyak kesulitan bagi pertahanan Tiongkok, yang dipimpin oleh kiper Li Hao. Akibatnya, kedua tim berbagi poin dengan hasil imbang yang tidak seimbang, memberikan tim U23 Tiongkok tiket ke babak selanjutnya dan mengirim tim U23 Thailand pulang lebih awal.
Performa dan rekor pertemuan antara China U23 dan Thailand U23
Dalam pertandingan ulang ini, kedua tim mengalami perubahan signifikan dalam susunan pemain mereka. Tim U23 Tiongkok harus membagi pemain utamanya antara tim nasional senior dan tim nasional junior, dengan sembilan anggota yang mencapai final Kejuaraan Asia U23 2026 dipanggil ke tim senior, sementara kiper utama mereka, Li Hao, cedera dan tidak dapat berpartisipasi dalam turnamen tersebut.
Di kubu U23 Thailand, mereka juga kehilangan banyak pemain kunci dari tim nasional, pada saat Gajah Perang sangat membutuhkan kemenangan untuk melaju di kualifikasi Piala Asia. Ditambah lagi dengan cedera yang dialami beberapa pemain kunci, U23 Thailand tidak dapat menurunkan skuad optimal mereka untuk turnamen ini.
Kedua tim tidak menurunkan skuad terkuatnya. Namun, China masih dianggap memiliki persiapan yang lebih baik daripada Thailand. Pertama, persiapan China lebih unggul. Sebagai tuan rumah turnamen, mereka memiliki harapan tinggi untuk meraih kemenangan. Itulah mengapa China mengumpulkan tim mereka selama dua minggu, sementara Thailand hanya mengumpulkan skuad mereka dan berangkat ke turnamen dalam waktu lima hari.
Absennya pemain kunci seperti Yotsakorn, Seksan, dan Sanron dari turnamen membuat tim muda Thailand ini menghadapi banyak keraguan. Dalam pertandingan pembuka mereka melawan China U23, para penggemar kemungkinan akan melihat tim Thailand U23 yang agak tidak lengkap.




