Harga Perak Naik di Atas $60,00 Pasca Komentar Ketua The Fed
Nada Tengah

Harga Perak Naik di Atas $60,00 Pasca Komentar Ketua The Fed

Sentris Media - Harga perak mengalami kenaikan setelah Ketua The Fed, Kevin Warsh, memberikan komentar yang kurang hawkish, mengurangi urgensi untuk menaikkan suku bunga dalam waktu dekat. Pada perdagangan sesi Asia hari Kamis, XAG/USD diperdagangkan sekitar $60,20 per troy ons, mencatat penguatan selama tiga hari berturut-turut.

Awal Kejadian

Kenaikan harga perak dipicu oleh pernyataan Warsh di Forum ECB tentang Perbankan Sentral, di mana ia mengakui inflasi yang masih tinggi namun menyatakan bahwa ekspektasi inflasi telah mereda. Ia juga menahan diri dari memberikan panduan eksplisit terkait kebijakan suku bunga untuk bulan Juli, sehingga memberikan ruang bagi pasar untuk mempertimbangkan langkah selanjutnya dari bank sentral.

Perkembangan

Selain dampak dari komentar Warsh, penurunan tajam di pasar energi global turut mendorong harga perak. Penurunan harga minyak mentah terjadi di tengah meredanya kekhawatiran terhadap pasokan di Selat Hormuz, didorong oleh peningkatan lalu lintas maritim. Kemajuan diplomatik antara Washington dan Tehran juga berkontribusi mengurangi risiko geopolitik, yang berpengaruh positif terhadap komoditas.

Kondisi Terakhir

Data ekonomi AS yang menunjukkan hasil yang kurang menggembirakan semakin mendukung penguatan harga perak. Laporan dari ADP menunjukkan pertumbuhan payrolls swasta yang meleset dari ekspektasi, dan PMI Manufaktur ISM juga menunjukkan tanda-tanda pelambatan. Para investor saat ini mengalihkan perhatian ke laporan Nonfarm Payrolls yang akan datang untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai pasar tenaga kerja dan arah kebijakan The Fed.

You can share this post!