Sentris Media - TOPSUMBAR - Memasuki pekan pertama Ramadan 1447 Hijriah, sejumlah harga komoditas pangan di Kota Padang Panjang terpantau mengalami penurunan.
Tren positif ini terutama terjadi pada komoditas hortikultura dan kebutuhan dapur, seiring ketersediaan pasokan yang mencukupi di tingkat konsumen.
Analis Perekonomian Setdako Padang Panjang, Chandra Erfiko, menyampaikan bahwa stabilitas pasokan menjadi faktor utama turunnya harga beberapa bahan pokok strategis di pasaran.
“Tren penurunan ini terutama terjadi pada komoditas hortikultura dan kebutuhan dapur, karena pasokan relatif terjaga sehingga harga di tingkat konsumen lebih stabil,” ujar Chandra, Minggu (1/3/2026).
Ia merinci, penurunan paling signifikan terjadi pada cabai merah yang turun Rp10.700, dari Rp60.184 menjadi Rp49.484 per kilogram.
Cabai hijau juga turun Rp6.000, dari Rp42.667 menjadi Rp36.667 per kilogram. Sementara cabai rawit turun Rp1.484, dari Rp46.484 menjadi Rp45.000 per kilogram.
Selain cabai, harga bawang merah ikut terkoreksi Rp1.833 menjadi Rp36.334 per kilogram. Bawang daun turun Rp2.100 menjadi Rp8.600 per kilogram, dan seledri turun Rp2.600 menjadi Rp18.700 per kilogram.
Kacang tanah mengalami penurunan tipis Rp150 menjadi Rp34.000 per kilogram. Bahkan minyak goreng kemasan sederhana ikut turun Rp433 menjadi Rp15.700 per liter.
Menurut Chandra, kondisi ini menunjukkan distribusi bahan pangan berjalan lancar sehingga daya beli masyarakat selama Ramadan tetap terjaga.
Pemerintah Kota Padang Panjang terus memantau perkembangan harga melalui sistem pengawasan rutin guna mencegah lonjakan yang tidak wajar.
Editor : HANNY TANJUNG