Sentris Media - Pasangan mata uang AUD/USD mengalami penguatan mendekati 0,7240 selama sesi Asia pada hari Rabu, didorong oleh sikap hawkish dari Reserve Bank of Australia (RBA).
Pada tanggal 5 Mei, RBA mengumumkan kenaikan suku bunga menjadi 4,35%, menandai kenaikan ketiga berturut-turut tahun ini dan sesuai dengan ekspektasi pasar. Keputusan ini menjadi bagian dari siklus pengetatan yang berkelanjutan, memberikan dukungan bagi Dolar Australia dalam jangka pendek.
Ekonom dari HSBC memperkirakan bahwa RBA akan tetap dalam mode 'tunggu dan lihat', namun dukungan fiskal domestik dapat meningkatkan kemungkinan pengetatan tambahan. Sementara itu, para pedagang juga memantau pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping di Beijing, di mana Trump menyatakan akan memprioritaskan diskusi perdagangan.
Data inflasi dari AS yang dirilis oleh Bureau of Labor Statistics menunjukkan inflasi tahunan mencapai 3,8% pada bulan April, lebih tinggi dari konsensus pasar 3,7%. Hal ini mendorong peningkatan peluang kenaikan suku bunga Federal Reserve pada akhir tahun menjadi sekitar 30%. Laporan Indeks Harga Produsen (IHP) AS yang akan dirilis juga menjadi perhatian, dengan proyeksi kenaikan IHP umum sebesar 4,9% YoY pada bulan April.