Harga Cabai dan Ayam Turun, Stabilitas Pasar Klandasan Terjaga
Sentris Media - Tim gabungan mengecek harga di pasar tradisional Balikpapan
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Pergerakan harga sejumlah komoditas di Pasar Klandasan pada 2 Maret 2026 terpantau relatif stabil. Dari total 25 komoditas yang dipantau, mayoritas tidak mengalami perubahan harga dibandingkan hari sebelumnya.
Penurunan harga tercatat pada beberapa komoditas hortikultura dan pangan segar. Cabai keriting turun Rp4.000 per kilogram dari Rp57.000 menjadi Rp53.000 atau turun sekitar 7,01 persen. Cabai rawit juga mengalami penurunan Rp5.000 per kilogram dari Rp92.000 menjadi Rp87.000 atau turun 5,43 persen.
Selain itu, harga daging ayam ras ikut terkoreksi Rp3.000 per kilogram, dari Rp41.500 menjadi Rp38.500 atau turun sekitar 7,22 persen. Sementara itu, cabai merah besar tetap di angka Rp47.000 per kilogram.
Untuk komoditas beras, baik beras medium maupun premium tercatat stabil. Beras medium termahal bertahan di Rp15.500 per kilogram dan termurah Rp15.000 per kilogram. Sedangkan beras premium termahal tetap di Rp16.600 per kilogram.
Harga bawang merah dan bawang putih juga tidak mengalami perubahan, masing-masing berada di angka Rp50.000 dan Rp48.000 per kilogram. Begitu pula dengan daging sapi murni yang masih di harga Rp155.000 per kilogram.
Komoditas kebutuhan pokok lainnya seperti gula pasir dalam negeri Rp18.000 per kilogram, gula pasir merek Gulaku Rp20.000 per kilogram, serta garam beryodium merek Dolpin Rp5.000 per 250 gram juga terpantau stabil.
Di sektor perikanan, ikan asin bambangan tetap Rp200.000 per kilogram, ikan asin teri besar Rp80.000 per kilogram, ikan asin teri kecil Rp140.000 per kilogram, ikan basah tongkol Rp30.000 per kilogram, dan ikan basah trakulu Rp80.000 per kilogram.
Sementara itu, komoditas kacang-kacangan dan jagung pipilan kering kualitas 1 masing-masing masih berada di harga sebelumnya tanpa perubahan signifikan.
Secara umum, kondisi harga di Pasar Klandasan menunjukkan stabilitas dengan kecenderungan penurunan pada komoditas cabai dan daging ayam ras.***
BACA JUGA
Jerman Tak Mau Remehkan Curacao di Piala Dunia 2026: Mereka Tetap Bisa Berbahaya
Harga Pertamax Melonjak, Warga Balikpapan Beralih ke Pertalite, Antrean SPBU Picu Kemacetan
Belanda vs Jepang: Diprediksi Laga Sulit Bagi Oranje, Samurai Biru Bawa Mental Pantang Menyerah
Berita Balikpapan Hari Ini
Berita Kaltim Hari Ini
Pemkot Balikpapan
KREDIT
BAGIKAN
Copy Link
Share 0
Rekomendasi
Jerman Tak Mau Remehkan Curacao di Piala Dunia 2026: Mereka Tetap Bisa Berbahaya
Belanda vs Jepang: Diprediksi Laga Sulit Bagi Oranje, Samurai Biru Bawa Mental Pantang Menyerah
Balikpapan Selatan Andalkan Gunung Bahagia Pertahankan Gelar PHBS dan LBS Kaltim
Balikpapan Tampilkan Inovasi Pemberdayaan Warga Saat Verifikasi PKK Kaltim 2026
Ratusan Warga Balikpapan Lari Bersama, Run for Unity Gaungkan Semangat Pancasila
Belanda vs Jepang: Berebut Awal Sempurna di Laga Pembuka Grup Piala Dunia 2026




